
Bagi kebanyakan negara, adopsi teknologi (High Altitude Platform Station) masih dalam tahap kajian, termasuk di Indonesia, Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam) semasa dijabat Wiranto pernah melakukan diskusi mendalam tentang penerapan HAPS untuk mendukung sistem komunikasi pertahanan dan keamanan di daerah terluar, terpencil dan perbatasan. (more…)

Meski secara implementasi masih jauh, namun HAPS (High Altitude Platform Station) telah masuk dalam kajian oleh Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam). Oleh Kemenko Polhukam HAPS digadang kelak sebagai bagian dari rangka pertahanan dan keamanan di daerah terluar, terpencil dan perbatasan. Dan, terkait HAPS, belum lama ini ada kabar ‘penampakan’ HAPS dari wilayah Laut Cina Selatan.
(more…)

Para pembaca yang budiman tentu pernah mendengar nama seperti pesawat tanpa awak NASA Helios, Facebook Aquila, Thales Stratobus, Airbus Zephyr sampai balon udara Google Loon. Kesemuanya adalah wahana yang dirancang untuk mengangkasa di ketinggian stratosfer, yaitu di rentang 15.000 – 40.000 meter di atas permukaan bumi. Seperti telah dikupas dalam beragam literasi, peran wahana-wahana tadi adalah untuk mendukung akses komunikasi dan data, khususnya di area-area yang kurang tersentuh akses broadband dari operator. (more…)