
Hubungan diplomatik antara Turki dan Arab Saudi memasuki babak baru yang sangat ambisius, melampaui sekadar normalisasi politik. Dalam pernyataan terbaru yang mengejutkan publik internasional pada 3 Februari 2026, Presiden Recep Tayyip Erdogan mengungkapkan peluang besar bagi Arab Saudi untuk menjadi mitra investasi utama dalam program jet tempur generasi kelima kebanggaan Turki, KAAN. (more…)

Rencana Indonesia untuk memperkuat barisan pertahanan udara melalui jet tempur generasi kelima asal Turki, KAAN, kini memasuki babak baru yang penuh dengan pertimbangan strategis. Meski nota kesepahaman (MoU) telah ditandatangani, Jakarta dilaporkan menetapkan persyaratan yang sangat tegas bagi pemerintah Turki. (more…)

Ekosistem jet tempur generasi kelima Turki kini semakin lengkap dengan hadirnya teknologi pendukung yang tak kalah canggih dari pesawatnya sendiri. Setelah sukses dengan penerbangan perdana jet tempur stealth KAAN, Aselsan secara resmi memperkenalkan TULGAR, sistem tampilan terpasang di helm (Helmet-Mounted Display/HMD) yang dirancang untuk menjadi “mata kedua” bagi para pilot tempur masa depan. (more…)

Memasuki awal tahun 2026, peta kekuatan udara di kawasan Mediterania Timur berada di ambang perubahan drastis. Laporan diplomatik yang memuncak pada Januari 2026 menunjukkan niat serius Presiden Erdogan untuk mengaktifkan kembali kontrak F-35 Lightning II yang sempat dibekukan oleh Amerika Serikat. (more…)

Meski bangga tengah mengembangkan jet tempur generasi kelima KAAN, namun Angkatan Udara Turki ibarat ‘orang bingung’ dalam pengadaan jet tempur. Turki pada bulan Juli 2025 telah menandatangani nota kesepahaman awal untuk membeli 40 jet Eurofighter dari Inggris, namun, negosiasi harga dan persyaratan akhir masih berjalan, dan Ankara menilai tawaran awal Inggris terlalu mahal. (more…)

Ketika F-35 Lightning II batal dibeli, ditambah masa depan program FCAS (Future Combat Air System) – yang digarap bersama Jerman dan Perancis, tidak jelas, maka beredar spekulasi bahwa Spanyol kini mulai mempertimbangkan untuk mengakuisisi atau bergabung dalam progmam jet tempur stealth Turki, KAAN. (more…)

Rencana besar Indonesia untuk mengakuisisi 48 unit jet tempur stealth KAAN sepertinya akan ‘terganggu’ atas keputusan dari Kongres Amerika Serikat. Seperti diutarakan Menteri Luar Negeri Turki, Hakan Fidan, yang mengonfirmasi bahwa Kongres Amerika Serikat (AS) menahan persetujuan ekspor mesin General Electric (GE) yang krusial untuk program jet tempur KAAN yang saat ini tengah dikembangkan Turkish Aerospace Industries (TAI). (more…)

Mendekati tahap akhir perakitan, prototipe kedua jet tempur stealth KAAN belum lama ini terlihat ‘sepintas’ di fasilitas produksi Turkish Aerospace Industries (TAI/Tusas). Lewat sebuah foto yang dibagikan oleh Turkish Armed Forces Foundation (TSKGV) di media sosial, prototipe kedua KAAN, yang juga disebut P1, terlihat hampir selesai perakitannya. (more…)

Meski dibalut dengan rasa optimis, tapi sampai saat ini baru satu unit proptotipe jet tempur KAAN yang telah rampung diproduksi dan telah menjalani uji penerbangan. Sementara, pihak pabrikan, Turkish Aerospace Industries (TAI/TUSAS), telah mencanangkan pembuatan total enam prototipe KAAN. Nah, menuju cita-cita besar Negeri Ottoman, ada kabar terbaru bahwa prototipe kedua dan ketiga (P1 dan P2) KAAN hampir selesai dibuat. (more…)

Meski digadang sebagai jet tempur stealth, namun, bukan berarti KAAN bebas terdeteksi atau terkena jamming dari pesawat lawan, saat KAAN dalam mode semi stealth dengan membawa payload eksternal, maka ada kerentanan pada KAAN. Untuk itu, perusahaan pertahanan dan elektronik Turki, Electronic Warfare Systems Engineering (EHSIM), telah mengembangkan sistem peperangan elektronik canggih dan akan diintegrasikan ke dalam KAAN. (more…)