Sudah lazim, bila antar dua negara terlibat konflik, maka warganya pun juga akan ‘berperang’ di dunia maya. Seperti pada kasus konflik antara India dan Pakistan, warganet kedua negara bertetangga ini sudah lama saling mencela di media sosial. Dan salah satu celaan yang menarik adalah tentang jet tempur JF-17 Thunder milik Angkatan Udara Pakistan. (more…)
Ibarat peribahasa, ada harga ada rupa, kini nasib apes telah menimpa AU Pakistan, dimana 40 persen armada jet tempur JF-17 Thunder generasi pertama yang merupakan produksi Cina, disebut harus di-grounded alias tak diizinkan untuk mengudara. Keputusan grounded didasari atas temuan serangkaian masalah pada pesawat tempur single engine tersebut. (more…)
Bukan karena duel udara dengan jet tempur AU India, Selasa ini (15/9/2020), sebuah jet tempur single engine JF-17 Thunder milik AU Pakistan dilaporkan jatuh dan mengalami total lost di Pindigheb area, Attock District, Pakistan. Dari foto-foto yang beredar di Twitter, JF-17 nahas tersebut mempunyai nomer ekor 16-225 dan tergabung dalam Skadron 14. (more…)
Berkat dukungan penuh dari Cina, Pakistan lewat Pakistan Aeronautical Complex kini telah mampu memproduksi jet tempur, yaitu JF-17 Thunder, jet tempur singlet engine yang namanya fenomenal dalam duel udara di atas Kashmir pada 27 Februari 2019. Dan harus diakui, saat ini JF-17 Thunder adalah backbone dari kekuatan udara Pakistan, tentunya setelah andalan utamanya berupa 80-an unit varian F-16 Fighting Falcon. Meski telah mampu memproduksi JF-17 Thunder, namun rupanya Pakistan menghadapi tantangan pada kapasitas produksi. (more…)