
Tabir misteri yang menyelimuti bentrokan udara hebat di langit perbatasan Asia Selatan pada Mei 2025 akhirnya tersingkap. Melalui pernyataan resmi yang dirilis oleh China State Administration of Science, Technology and Industry for National Defence (SASTIND), Cina secara mengejutkan mengonfirmasi status “Combat Victory” bagi jet tempur andalan mereka, Chengdu J-10CE. (more…)

Otoritas pertahanan Cina melalui China State Administration of Science, Technology and Industry for National Defence (SASTIND) akhirnya memberikan pernyataan resmi yang mengguncang peta kekuatan militer global. Dalam pengumuman yang dirilis baru-baru ini, Beijing mengonfirmasi bahwa varian ekspor jet tempur andalan mereka, Chengdu J-10CE, telah mencatatkan kemenangan tempur (combat victory) dalam duel udara melawan Angkatan Udara India pada Mei 2025. (more…)

Sebagai launch customer jet tempur Chengdu J-10CE, Angkatan Udara Pakistan (PAF) bukan hanya mendapatkan rudal udara ke udara jarak jauh (BVR) PL-15E, lain dari itu, J-10CE juga dilengkapi dengan Helm Augmented Reality (AR), yang sering disebut sebagai bagian dari sistem Helmet-Mounted Display and Sight (HMDS) generasi terbaru buatan Cina. (more…)

Meski wajar dari sudut pandang strategis pertahanan Indonesia, keputusan akuisisi jet tempur buatan Cina, Chengdu J-10C kontroversial dari sudut pandang geopolitik. Kontroversi bukan karena Indonesia membeli senjata, melainkan karena ‘pencampuran’ teknologi Barat dan Cina, serta pesan bahwa Indonesia serius menjaga keseimbangan kekuatan, yang tidak akan sepenuhnya terikat dalam orbit Barat. (more…)

Spekulasi tentang akuisisi 42 unit jet tempur Chengdu J-10 Vigorous Dragon terasa kian menguat, khususnya setelah Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin mengakui, TNI AU melalui Kemenhan akan membeli jet tempur Chengdu J-10 dari Cina. Bahkan, Sjafrie membenarkan, jet tempur generasi 4,5 tidak lama lagi tiba di Jakarta. (more…)

Bila Indonesia masih mengkaji pengadaan jet tempur Chengdu J-10, maka ada kabar bahwa Bangladesh kini bakal menjadi negara pengguna kedua (ekspor) J-10 setelah Pakistan. (more…)

Lantaran situasi dalam negeri dianggap telah kondusif dan ingin memberi sinyal positif pada dunia internasional, Presiden RI Prabowo Subianto, yang awalnya membatalkan lawatan ke Cina, akhirnya telah bertolak ke Beijing untuk memenuhi undangan Presiden Xi Jinping terkait perayaan dan defile militer peringatan Hari Kemenangan Perang melawan Jepang ke-80. (more…)

Ada dua simpul pemberitaan tentang alutsista di Indonesia, yang pertama kedatangan Presiden Perancis Emmanuel Macron yang dikaitkan dengan potensi pesanan tambahan jet tempur Rafale dan finalisasi kontrak kapal selam Scorpene class, dan yang kedua adalah perhelatan pameran militer Indo Defence yang akan berlangsung 11-14 Juni 2025. (more…)

Dengan kekuatan dan pengaruh ekonomi, Cina berpotensi ‘menjegal’ penawaran jet tempur Gripen E/F ke Kolombia. Ditambah dengan reputasi tempur yang memukau dalam duel di Kashmir, maka Cina punya peluang besar untuk menawarkan produk jet tempur andalannya, Chengdu J-10CE, yang secara bersamaan Kolombia baru saja bergabung sebagai anggota ke-23 Belt and Road Initiative (BRI) di Amerika Latin. (more…)

Dampak konflik bersenjata di Kashmir ternyata tidak hanya dirasakan oleh Pakistan dan India, pasalnya ada pihak ketiga yang terimbas langsung secara bisnis. Pihak ketiga yang dimaksud adalah Dassault Aviation, manufaktur jet tempur Rafale dan Chengdu Aircraft Corporation sebagai produsen jet tempur Chengdu J-10C. (more…)