
Di tengah bayang-bayang ancaman serangan udara dari Amerika Serikat dan Israel, peta kekuatan di Timur Tengah kembali bergejolak dengan hadirnya “mata raksasa” baru di wilayah Iran. Informasi yang pertama kali mencuat melalui laporan intelijen sumber terbuka dan analisis citra satelit mengungkapkan bahwa Cina telah mengirimkan beberapa unit radar pertahanan udara strategis tiga dimensi, YLC-8B, ke Teheran. (more…)

Namanya kembali naik daun ketika digunakan pada misi pemboman ke fasilitas nuklir Iran dalam Operasi Midnight Hammer pada 22 Juni 2025, dan tahukah Anda, bahwa hari ini 36 tahun lalu, bertepatan dengan 17 Juli 1989, adalah momen bersejarah dalam jagad dunia pesawat pembom di Amerika Serikat, yakni dengan penerbangan perdana prototipe B-2 Spirit, yang kala itu prototipe-nya disebut sebagai AV-1. (more…)

Bukan enam, jumlah pembom stealth B-2 Spirit yang melakukan serangan ke fasilitas nuklir Iran di Fordow ada tujuh unit, sehingga total yang dijatuhkan armada B-2 mencapai 14 unit bom penetrator GBU-57 Massive Ordnance Penetrators (MOP). Terlepas dari sukses atau gagalnya pemboman tersebut, namun ada aspek menarik yang layak dicermati dari Operasi Midnight Hammer, yakni B-2 terbang nonstop selama 37 jam dalam serangan jarak jauh ke jantung Iran. (more…)

Presiden Amerika Serikat Donald Trump rupanya tak sekedar ‘omon-omon’, demi membela kepetingan Israel, serangan udara akhirnya telah dilcarkan ke fasilitas nuklir Iran. Enam unit pembom stealth B-2 Spirit telah memuntahkan 12 unit bom super spesialis penjebol bunker GBU-57 A/B Massive Ordnance Penetrators (MOP) ke fasilitas nuklir Iran di Fordow. (more…)

Hari ini, 17 tahun lalu yang bertepatan dengan 23 Februari 2008, menjadi catatan yang tak terlupakan bagi Angkatan Udara AS (USAF), pasalnya pembom stealth B-2 Spirit yang per unitnya berharga US$1,4 miliar jatuh di Pangkalan Udara (Lanud) Andersen di Guam. Kedua awaknya berhasil melontarkan diri sebelum pesawat terhempas setelah gagal lepas landas, namun jatuhnya B-2 kerap disebut sebagai most expensive crash dalam sejarah penerbangan militer. (more…)

Menjelang serangan udara Israel ke Iran pada 19 April lalu, Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) pada 15 April 2024 menggelar show of force yang belum pernah ada sebelumnya, meski bukan di Timur Tengah, namun untuk pertama kalinya, pembom stealth B-2 Spirit melakukan elephant walk dan take-off dalam formasi 12 pesawat, yang disebut-sebut sebagai penggelaran B-2 Spirit terbesar dalam sejarah. Sementara selang satu hari pasca serangan Israel ke Iran, 14 unit pembom strategis jarak jauh B-52H Stratofortress terbang dalam tempo 30 menit dengan membawa muatan rudal jelajah. (more…)

Amerika Serikat kini tak lagi menggertak Cina dengan menghadirkan pembom strategis B-1B Lancer di Indo Pasifik, menghadapi agresivitas Beijing tentu harus dilalukan secara cermat oleh Washington. Strategi unjuk kekuatana harus ditingkatkan, salah satunya dengen penggelaran pembom stealth B-2 Spirit. (more…)