Angkatan Udara AS Hancurkan F-15B Eagle di Lanud RAF Lakenheath (Inggris)

Di Indonesia, jet tempur yang sudah purna tugas maka nasibnya akan dialihkan sebagai koleksi museum atau monumen, namun lain hal bagi akhir pengabdian jet tempur F-15B milik Angkatan Udara AS (USAF). Di Pangkalan Udara (Lanud) RAF Lakenheath, Inggris, sebuah jet tempur F-15B Eagle Angkatan Udara AS dipensiunkan dalam sebuah proses yang membuatnya tidak dapat digunakan secara permanen.

Baca juga: 52 Tahun Eksis, F-15 Eagle Pecahkan Rekor 104 Kali Menang Pertempuran Udara Tanpa Kekalahan

Bulan lalu, seorang kontraktor melaksanakan demiliterisasi atas nama 48th Maintenance Group, yang menggunakan alat berat untuk menghancurkan dan mencabik-cabik badan pesawat legendaris tersebut.

Pesawat tersebut sebelumnya berfungsi sebagai pelatih instruksional darat, yang memungkinkan para petugas perawatan untuk mempraktikkan prosedur tanpa risiko dan biaya yang harus dikeluarkan untuk mengerjakan jet operasional. Setelah peran pelatihan selesai, keputusan dibuat untuk membongkarnya daripada menyimpannya.

Demilitarisasi melibatkan penghancuran badan pesawat dan komponen-komponen kunci untuk mencegah pesawat tersebut kembali terbang. Pendekatan ini melewati rute tradisional pengiriman pesawat militer yang sudah pensiun ke fasilitas penyimpanan—sering disebut “boneyard”—tempat pesawat-pesawat tersebut diambil suku cadangnya atau kemungkinan diaktifkan kembali di masa mendatang.

(US Air Force photo by Senior Airman Delanie Brown)

F-15B Eagle adalah pesawat tempur bermesin ganda yang dikembangkan oleh McDonnell Douglas (sekarang Boeing), telah menjadi andalan USAF dan sekutu sejak tahun 1970-an. Meskipun model ini terus digantikan oleh varian dan platform yang lebih baru, banyak yang masih beroperasi dengan Angkatan Udara AS dan negara-negara mitra.

48th Maintenance Group menyatakan bahwa demiliterisasi di pangkalan tersebut dilakukan dengan prosedur ketat untuk memastikan semua peralatan sensitif disingkirkan atau dimusnahkan, dengan bahan-bahan yang dapat didaur ulang dipulihkan jika memungkinkan.

Meskipun masa operasional pesawat telah lama berlalu, pembongkaran terakhirnya menandai berakhirnya perannya dalam mendukung misi pelatihan di RAF Lakenheath.

RAF Lakenheath
RAF Lakenheath adalah pangkalan udara yang secara resmi berada di bawah kepemilikan Angkatan Udara Inggris – Royal Air Force (RAF), tetapi sepenuhnya dioperasikan oleh Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) di Inggris. Jadi meskipun namanya “RAF”, praktisnya ini adalah markas utama USAF di Eropa untuk operasi tempur.

RAF Lakenheath terletak di Suffolk, Inggris timur, jaraknya sekitar 110 km (±70 mil) timur laut London, atau kira-kira 1,5 jam perjalanan darat.

RAF Lakenheath saat ini menjadi home base untuk jet tempur F-15E Strike Eagle dan F-35A Lightning II milik 48th Fighter Wing (USAF), yang dijuluki Liberty Wing. F-15 generasi awal —termasuk varian F-15A dan F-15B, pernah ditempatkan di RAF Lakenheath.

F-15C/D (varian upgrade dengan avionik dan kemampuan tempur udara lebih baik) tiba pada mulai 1979-1980, menggantikan F-15A/B. Sejak itu pangkalan ini terus menjadi basis F-15C/D dan kemudian F-15E Strike Eagle (varian serang multirole) yang masih dioperasikan hingga sekarang. Tidak ada jet tempur milik RAF yang ditempatkan di sini, seluruh armada di pangkalan ini adalah milik USAF. (Bayu Pamungkas)

Angkatan Udara AS Pensiunkan 119 Unit F-15E Strike Eagle, 99 Unit Akan Di-upgrade dengan Teknologi EPAWSS