Genjot Kemampuan Artileri Medan, Belanda Datangkan Self Propelled PULS dari Elbit Systems Israel

PULS dengan sasis truk Scania (Elbit Systems)

Selain rencana menghidupkan kembali batalyon Main Battle Tank (MBT), Angkatan Darat Belanda (Royal Netherlands Army) juga memproyeksikan penguatan kemampuan artileri medan. Dalam periode pengadaan yang terbilang singkat, saat ini AD Belanda mulai kedatangan jenis self propelled MLRS (Multiple Launch Rocket System) canggih dari Israel, yakni Precise & Universal Launching System (PULS) produksi Elbit Systems.

Baca juga: Ketar-ketir Gegara Perang Ukraina, Belanda Berencana Hidupkan Kembali Batalyon MBT

Dengan nilai kontrak pengadaan sebesar US$350 juta pada 18 Mei 2023, AD Belanda akan mendapatkan kiriman 20 unit PULS selama lima tahun ke depan. Empat unit PULS awal akan dikirim dari Israel dengan sasis truk Tatra Force (815-7) 6×6. Batch awal ini dipersiapkan untuk tujuan pelatihan dan cadangan. Seperti dilansir Venator News pada 19 Februari 2024, AD Belanda baru-baru ini menerima dua unit pertama sistem peluncur PULS dari Elbit Systems.

Selanjutnya, 16 unit PULS sisanya, yanv rencananya akan dipasang pada sasis truk Scania, akan dibagi menjadi dua baterai, masing-masing dengan dua peleton, setara dengan empat sistem PULS per peleton.

PULS Belanda dengan sasis truk Tatra Force (815-7) 6×6 (Venator News)

Bagi Angkatan Darat Belanda, akuisisi PULS dimaksudkan untuk melengkapi persenjataan yang ada dari Brigade Mekanik ke-43 dan Brigade Ringan ke-13, sehingga memberikan mereka kemampuan daya tembak yang ditingkatkan. Integrasi ini kelak akan menciptakan Divisi Artileri yang fleksibel, menggabungkan self propelled howitizer PzH2000NL dengan sistem artileri roket PULS yang baru diakuisisi.

Precision Fires Launcher System (PULS) adalah sistem roket artileri bergerak yang diklaim presisi dan fleksibilitasnya. Sistem ini, yang memberikan manfaat potensial untuk operasi militer kontemporer dan ditujukan ke pasar ekspor. Selain Belanda, Spanyol telah menyatakan minatnya pada PULS di bawah program High Mobility Rocket Launcher System (SILAM), bersama dengan Jerman dan Denmark di Eropa.

(Venator News)

Mirip dengan ASTROS II MK6 buatan Brasil, PULS dilengkapi dengan dua pod, masing-masing ditujukan untuk jenis roket tertentu. Varian roket tersebut antara lain Accular 122 mm (memiliki 18 roket dengan jangkauan hingga 35 km), Accular 160 mm (menawarkan 10 roket dengan jangkauan hingga 40 km), EXTRA (terdiri dari 4 roket dengan jangkauan hingga 150 km), dan Predator Hawk (termasuk 2 roket dengan jangkauan 300 km). Beragam pilihan roket ini memungkinkan sistem untuk mengatasi berbagai ancaman, mulai dari target taktis jarak dekat hingga sasaran strategis jarak jauh.

Dirancang untuk pelaksanaan misi cepat, PULS dapat memulai dan menyelesaikan misi penembakan standar dalam waktu kurang dari satu menit. Waktu respons yang cepat ini memastikan dukungan tembakan tepat waktu di medan perang.

Selain itu, kemampuan beradaptasinya memungkinkan integrasi tanpa batas dengan berbagai kendaraan militer, baik yang beroda maupun beroda, dengan sedikit modifikasi yang diperlukan. Kemampuan beradaptasi ini berpotensi mengurangi biaya implementasi dan pemeliharaan, memberikan solusi praktis untuk mencapai kemampuan peluncuran roket dan rudal yang canggih.

Rincian spesifik mengenai jenis roket yang akan digunakan oleh Belanda masih dirahasiakan. Namun, informasi ini diharapkan akan tersedia seiring kemajuan pengiriman, dan diharapkan selesai pada tahun 2026.

PULS untuk Belanda menggunakan sasis truk Scania Gryphus 8×8, juga dikenal sebagai Scania XT atau Scania XT Gryphus, yang akan menjadi truk operasional Angkatan Bersenjata Belanda di masa depan. Truk ini diproduksi oleh perusahaan Swedia Scania dan dirakit di pusat produksi di Zwolle, Belanda.

Gryphus berasal dari seri Scania XT, yang memulai debutnya pada tahun 2017. Ukurannya panjang 10,80 meter, lebar 2,55 meter, dan tinggi 3,715 meter, dengan berat kosong melebihi 18.800 kilogram. Ditenagai mesin 6 silinder turbocharged segaris yang menghasilkan 500 tenaga kuda pada 1.600 rpm, menawarkan jangkauan 850 km. (Gilang Perdana)

Multi Kaliber 4 Jenis Roket, Ciri Khas Keunggulan ASTROS II MK6 TNI AD