Nampak meriam PJ26 kaliber 76 mm dan dibelakangnya 32 cell rudal hanud HQ-16.

Seolah ada yang terlewatkan dari pemberitaan di media nasional, bahwa satu hari sebelum melintasnya kapal induk nuklir USS Nimitz beserta pengiringnya di Selat Malaka pada 5 Februari 2021, yaitu pada 4 Februari lalu sebenarnya ada kapal perang Angkatan Laut Cina yang kepergok patroli TNI AL, dimana kapal yang diidentifikasi sebagai frigat Xuchang 536 telah memasuki Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia di Natuna Utara. (more…)