Kecil-kecil Cabe Rawit, apa yang dibuat Turki dengan sosok drone tempur Bayraktar TB2 adalah bukti bahwa alutsista berdesain ‘kecil’ mampu membuat gebrakan besar, yaitu sukses di medan peperangan dan sukses di pasar ekspor. Berangkat dari kisah sukses Bayraktar TB2, menginspirasi Turki untuk membangun armada kapal selam mini yang little but lethal.(more…)
Kehadiran kapal selam Changbogo Class yang akan mulai memperkuat Korps Hiu Kencana TNI AL pada awal tahun 2017, juga membawa lompatan teknologi dalam sistem kesenjataan bawah laut. Bila di kapal selam (kasel) terdahulu, yakni Type 209 (Cakra Class) kasel hanya bisa melontarkan torpedo SUT (surface and underwater torpedo) 533 mm, maka di Changbogo Class kasel dapat melontarkan rudal anti kapal dan hebatnya bisa menghantarkan ranjau. (more…)
Setelah lebih dari dua dekade, kecanggihan alutisista Indonesia boleh dibilang lumayan tertinggal dari Singapura dan Malaysia. Baru pada program MEF (minimum essential force) 2014, militer Indonesia mulai merasakan angin segar dengan pencanangan pemerintah untuk mendatangkan alutsista yang ‘berkelas.’ Di matra udara, ada maskotnya yakni Sukhoi Su-27/30 Flanker, sementara di matra darat maskotnya MBT Leopard 2A4 buatan Jerman. (more…)