
Wujudnya tetaplah panser, tapi yang satu ini bukan panser biasa, pasalnya panser ini punya daya gebuk setara medium tank. Dan bila tiada aral melintang, sosok ranpur yang dikenal sebagai Pandur II 8×8 FSV (Fire Support Vehicle) akan melengkapi kekuatan Satuan Kavaleri TNI AD. Dengan hadirnya Pandur II 8×8 FSV, otomatis TNI AD menjadi pemegang predikat pengguna ranpur 8×8 tercanggih dan terkuat di Asia Tenggara. (more…)

Jagad alutsista nasional dipastikan bakal kembali ramai pada pertengahan tahun ini, pasalnya ranpur (kendaraan tempur) panser Pandur II 8×8 dari Republik Ceko akan tiba di Tanah Air pada bulan Juli 2017. Kedatangan unit Pandur II 8×8 dimaksudkan untuk menjalani sesi uji teknis dan uji fungsi guna memperoleh sertifikasi dari pihak TNI AD. Seperti sudah diinformasikan di artikel terdahulu, TNI AD telah memproyeksikan untuk mengakuisisi Pandur II 8×8 untuk melengkapi kebutuhan Satuan Kavaleri dan Satuan Infanteri Mekanis. (more…)

Kabar tentang akuisisi panser Pandur II telah diungkapkan KSAD Jenderal TNI Mulyono dalam Rapat Pimpinan TNI AD 2017 (23/1/2017). Dari paparan KSAD ternyata yang akan didatangkan bukan hanya Pandur II 8×8, melainkan ada versi Pandur II 6×6. Dengan memilih ranpur (kendaraan tempur) lapis baja berpenggerak 6×6, maka posisinya akan sejajar dengan panser Pindad Anoa 6×6. Nah, seperti apakah sosok Pandur 6×6 ini? Apa istimewanya sehingga layak dibeli? (more…)

Berita pengadaan ranpur (kendaraan tempur) panser Pandur II 8×8 sudah terendus kencang sejak akhir November 2016. Selain diketahui pemasoknya adalah Czechoslovak Group, perusahaan konglomerasi pertahanan di Ceko dan Slovakia, sampai saat itu belum diketahui matra yang akan menggunakan panser dengan teknologi RCWS (Remote Control Weapon System) tersebut. Namun kabar terbaru telah memperjelas bahwa pengguna Pandur II adalah TNI AD. (more…)