Punya status sebagai sekutu utama Cina, Pakistan selama ini sulit untuk mendapatkan persenjataan canggih dari AS. Namun, ada kabar mengejutkan dari Departemen Perang (d/h Departemen Pertahanan) AS, yakni munculnya Pakistan di dalam daftar negara pembeli rudal udara ke udara AIM-120 Advanced Medium-Range Air-to-Air Missile (AMRAAM) generasi baru. (more…)
Di luar kelaziman, Inggris sebagai negara dengan kekuatan maritim besar, dikabarkan akan menerima hibah kapal perang. Persisnya, Inggris akan menerima hibah kapal perang dari Pakistan. Namun, berbeda dengan Indonesia yang pernah menerima hibah kapal perang, yang diterima Inggris adalah kapal perang dalam kondisi sudah pensiun alias purna tugas. (more…)
Setelah empat dekade mengoperasikan helikopter serang AH-1F Cobra, Kavaleri Udara Angkatan Darat Pakistan membuka lembaran baru dengan hadirnya helikopter serang baru buatan Cina, Z-10ME, produksi Changhe Aircraft Industries Corporation (CAIC). (more…)
Ada yang khas dari pasukan Lintas Udara (Linud) Malaysia, yakni unit tempur pasukan payung Angkatan Darat Malaysia (10th Parachute Brigade) dilengkapi dengan rudal darat ke udara MANPADS (Man Portable Air Defence System) jenis Anza Mk II. Nama Anza memang kalah populer dibandingkan FIM-92 Stinger atau Mistral, namun rudal MANPADS buatan Pakistan ini, ternyata telah digunakan oleh Libya, Sri Lanka, Bangladesh, Zimbabwe, Suriah dan Ukraina. (more…)
Bila Indonesia dengan bangga menampilkan defile pasukan dan marching band Akabri pada perayaan Bastille Day di Paris, maka Pakistan juga tak ketinggalan menampilkan kebanggaan militernya di Eropa. Bukan dalam wujud defile pasukan, melainkan jet tempur produksi Pakistan-Cina, JF-17C Block III Thunder untuk pertama kalinya dengan bangga menyambangi langit Eropa, terlebih jet tempur single engine ini dikabarkan sukses melakukan jamming pada jet tempur Rafale milik India. (more…)
Buntut dari Operasi Sindoor terjadi duel udara antara India dan Pakistan pada periode tanggal 7 – 10 Mei 2025. Namun, ada residu negatif yang masih dirasakan oleh Perancis, yakni citra jet tempur Rafale yang anjlok karena diklaim ada tiga unit yang jatuh dalam pertempuran udara. Tak mau tinggal diam atas narasi sepihak yang didengungkan Pakistan, CEO of Dassault Aviation, Éric Trappier memberikan tanggapan yang menarik untuk dicermati. (more…)
Meski apa yang terjadi masih simpang siur, namun kabar jatuhnya tiga unit jet tempur Rafale kadung memukul banyak pihak di Perancis, selain merontokan saham Dassault Aviation, insiden ditembak jatuhnya Rafale yang diduga oleh rudal udara ke udara jarak jauh (BVR) PL-15 buatan Cina, ikut membuat cemas kalangan pertahanan Perancis, pasalnya nampak adanya kerentanan serius pada jet tempur andalan Perancis. (more…)
Duel udara di atas Kashmir tak hanya memberikan berkah bagi manufaktur dirgantara dan senjata di Cina, citra positif atas keunggulan produk juga dinikmati oleh Pakistan, khususnya pada produksi jet tempur rancangan bersama Cina-Pakistan, yakni JF-17C Block III Thunder. (more…)
Dengan jadwal pengiriman yang dipercepat, maka Pakistan akan menerima jet tempur stealth Shenyang J-35A pada tahun depan. Sebaliknya, India tertinggal dalam hal realita pengadaan, lantaran proyek jet tempur produksi dalam negeri – Advanced Medium Combat Aircraft (AMCA) baru dimulai pengembangan. Guna mengisi gap ketertinggalan dari Pakistan, maka India perlu solusi jet tempur stealth interim (sementara). (more…)
Rencana Cina untuk mempercepat pengiriman jet tempur stealth Shenyang J-35A ke Pakistan, nampaknya telah mendorong India untuk mengkalkukasi ulang proyeksi kekuatan udaranya, pasalnya bila J-35A tiba pada tahun depan, maka otomatis India tertinggal dari Pakistan, pasalnya India saat ini baru dalam tahap pengembangan pesawat tempur generasi kelima. (more…)