
Umumnya, kemampuan untuk menyebarkan ranjau laut (mine laying capability) dimiliki oleh kapal jenis frigat, destroyer dan korvet. Namun, dalam dinamika operasi, dan mungkin juga terkait ‘keterbatasan’ armada kapal kombatan, maka menjadi hal yang sulit untuk menebarkan ranjau secara efektif dan efisien bagi angkatan laut suatu negara. (more…)


Kehadiran kapal selam Changbogo Class yang akan mulai memperkuat Korps Hiu Kencana TNI AL pada awal tahun 2017, juga membawa lompatan teknologi dalam sistem kesenjataan bawah laut. Bila di kapal selam (kasel) terdahulu, yakni Type 209 (Cakra Class) kasel hanya bisa melontarkan torpedo SUT (surface and underwater torpedo) 533 mm, maka di Changbogo Class kasel dapat melontarkan rudal anti kapal dan hebatnya bisa menghantarkan ranjau. (more…)