
Infanteri TNI AD boleh dibilang tak kekurangan untuk jenis senjata anti tank dan penghancur perkubuan, sebut saja di lini rudal sudah ada Saab NLAW dan FGM-148 Javelin. Sementara di lini roket ada LRAC 89, Armbrust, C90-CR, PF-98 Queen Bee, dan Carl Gustaf M2. Nah, yang disebut terakhir Carl Gustaf M2 bisa dikata sudah melewati batas usia maksimal, pasalnya senjata anti tank besutan Swedia ini sudah ada di Indonesia sejak dekade 60-an, maka sudah selayaknya Carl Gustaf M2 diganti dengan jenis senjata yang baru. (more…)


