Di tengah ketegangan antara Venezuela dan AS, Korps Marinir AS (USMC) kini tengah melakukan latihan militer di Puerto Riko, berjarak sekitar 900 km dari Venezuela, ribuan marinir AS melakukan latihan pendaratan di pantai, salah satu yang kemudian viral adalah momen pendaratan amfibi menggukan hovercraft pengangkut atau Landing Craft, Air Cushion (LCAC), yang diluncurkan dari kapal amfibi jenis Landing Helicopter Dock (LHD) dan Landing Platform Dock (LPD) yang berada di Laut Karibia. (more…)
Umumnya suatu alutsista mendapatkan paket upgrade atau peningkatan kemampuan setelah dioperasikan. Namun, ada yang berbeda dari alutsista pesanan Australia. Pesawat spesialis peperangan elektronika (electronic warfare/EW) MC-55A Peregrine yang belum diserahkan, alias unitnya masih di negara produsen, diwartakan telah mendapatkan persetujuan untuk mendapatkan upgrade. (more…)
Expeditionary launcher Iron Dome. Sebanyak 10 tabung rudal Tamir terlihat dimuat di peluncur, yang dapat menampung total hingga 20 tabung sekaligus
Setelah serangkaian pengujian internal, Korps Marinir Amerika Serikat (USMC) akhirnya mengikuti jejak Angkatan Darat AS (US Army) yang lebih dulu menggunakan rudal Tamir pada sistem hanud Iron Dome buatan Israel. Pengadaan sistem hanud Iron Dome untuk USMC terdiri dari tiga baterai dengan hampir 2.000 unit rudal Tamir. Tentu ada maksud tersendiri bagi pasukan pendarat terkuat di dunia ini untuk melengkapi arsenalnya dengan Iron Dome. (more…)