
Langkah revolusioner baru saja diambil dalam dunia sistem drone VTOL (Vertical Take-off and Landing) melalui kolaborasi strategis antara perusahaan teknologi pertahanan Amerika Serikat, Shield AI, dan raksasa pertahanan Korea Selatan, LIG Nex1. (more…)

Baykar Makina merilis pencapaian terbaru dari jet tempur tak berawak (UCAV) andalan mereka, Bayraktar Kizilelma. Pada tanggal 16 Januari 2026, perusahaan pertahanan tersebut mengumumkan bahwa prototipe Kizilelma telah berhasil mencapai milestone penting dengan menembus kecepatan jelajah (cruise speed) hingga Mach 0,8. (more…)

Rusia dilaporkan tengah mengembangkan platform multifungsi tanpa awak – drone (UAV) stratosfer yang diberi nama “Predator”. Drone yang masuk kategori HALE (High Altitude Long Endurance) ini, dirancang untuk menjalankan misi jangka panjang di ketinggian ekstrem dan diproyeksikan mampu menggantikan beberapa fungsi sistem satelit serta sistem berbasis darat. (more…)

Dunia intelijen maritim belum lama dikejutkan dengan identifikasi kapal kargo yang menjadi perbincangan hangat dalam konsep “Ghost Fleet” ala Cina. Kapal tersebut, yang kini diketahui bernama Zhong Da 79, ternyata bukan sekadar kapal sipil yang membawa kontainer rudal biasa. (more…)

Di penghujung tahun ini sepertinya Cina ingin ‘membungkus’ pencapaian besar, setelah sukses dalam penerbangan perdana Jiu Tan, ‘drone mothership’ yang mampu meluncurkan 100 drone kamikaze pada 11 Desember lalu, maka ada kabar lain yang membetot perhatian global, yakni Cina mengonfirmasi suksenya penerbangan perdana CH-7, atau dikenal juga dengan nama Caihong-7 (Rainbow-7). (more…)

Pada dini hari 24 November 2025, ketegangan regional di Laut Kuning mendadak meningkat bukan karena aksi provokasi, melainkan karena insiden teknis. Sebuah drone canggih tak berawak milik Angkatan Udara AS (USAF), MQ-9 Reaper, yang dioperasikan oleh 431st Expeditionary Reconnaissance Squadron dari Pangkalan Udara Kunsan, dilaporkan mengalami malfungsi teknis dan terpaksa ‘dijatuhkan’ ke perairan dekat Pulau Maldo-Ri. (more…)

Pada 30 November 2025, sejarah ditorehkan dari langit Turki, drone tempur (UCAV) stealth Bayraktar Kizilelma berhasil melakukan uji tembak rudal udara-ke-udara jarak jauh (Beyond Visual Range – BVR) yang pertama di dunia oleh platform nirawak bertenaga jet. Keberhasilan ini secara efektif membuka babak baru dalam konsep peperangan udara. (more…)

Angkatan Udara AS (USAF) mengonfirmasi bahwa mereka terpaksa menembak jatuh salah satu drone tempur (UCAV) MQ-9 Reaper mereka sendiri di lepas pantai Korea Selatan. Tindakan ini dilakukan sebagai langkah darurat dan sesuai protokol keselamatan setelah drone tersebut mengalami kegagalan teknis yang serius dan tak dapat diperbaiki. (more…)

Aktif digunakan dalam operasi milliter di Ukraina, Rusia terus melengkapi drone tempur (UCAV) MALE (Medium Altitude Long Endurance) Orion (sering disebut juga Inokhod atau Kronshtadt Orion) dengan persenjataan terbaru. Setelah rudal anti tank Vikhr, lini senjata udara ke permukaan untuk Orion bertambah dengan hadirnya Kh-BPLA. (more…)

Pada 11 November 2025, Angkatan Udara Cina (PLA Air Force/PLAAF) memperingati hari jadinya yang ke-76, secara khusus Angkatan Udara Cina merilis video yang menjadi konfirmasi pertama atas kemampuan operasional gabungan antara tiga aset udara paling canggih mereka berupa terbang formasi atas jet tempur stealth Chengdu J-20, jet tempur spesialis EW (electronic warfare) Shenyang J-16D dan drone tempur stealth (loyal wingman) GJ-11 Sharp Sword. (more…)