
Dubai Airshow 2025 (17 – 21 November 2025) menjadi panggung bagi dua narasi kontras yang memengaruhi persaingan jet tempur ringan global. Di satu sisi, jet tempur HAL Tejas India menghadapi krisis kepercayaan pasca-kecelakaan fatal. Di sisi lain, JF-17C Thunder Block III Pakistan/Cina berhasil membangun momentum positif, menarik perhatian pembeli potensial di Timur Tengah dan Afrika. (more…)

Hari terakhir pameran dirgantara Dubai Airshow 2025, ditandai dengan kabar duka, sebuah pesawat tempur HAL Tejas Mark-1 milik Angkatan Udara India (IAF) jatuh saat melakukan manuver akrobatik di hadapan publik, mengakibatkan gugurnya pilot. (more…)

Sejak terbang perdana pada 4 Januari 2001 dan telah diproduksi sebanyak 50-an unit dalam berbagai varian, baru pada 12 Maret 2024, untuk pertama kalinya sebuah jet tempur ringan (LCA) Tejas produksi Hindustan Aeronautics Limited (HAL) jatuh dan total loss. Meski membawa kerugian pada Angkatan Udara India, namun, jatuhnya Tejas di Jaisalmer Rajasthan, rupanya merupakan kabar baik bagi Martin Baker. (more…)