Nexter Optio X20 – Robot Tempur dari Perancis untuk Hadapi Peperangan Modern

Meski kurang terekspos, saat momen aktivasi kontrak pembelian 6 unit Rafale (dari total 42 unit yang dipesan) oleh Kementerian Pertahanan dan Pemerintah Perancis pada 10 Februari lalu, turut tercantum nama Nexter Systems, disebut telah dilakukan MoU kerja sama antara PT Pindad untuk produksi amunisi untuk persenjataan darat.

Baca juga: Drone Beroda Rantai THeMIS Sambangi Indonesia, Bakal Diakuisisi TNI?

Seperti diketahui, Nexter Systems lumayan kondang namanya di jagad persenjataan artileri, manufakur alutsista asal Perancis ini sudah memasok howitzer tarik LG-1 MKII untuk Korps Marinir dan self propelled howitzer TRF-1 CAESAR 6×6 yang dioperasikan Armed TNI AD. Dan masih dalam lingkup Nexter Systems, rupanya perusahaan ini juga merilis ranpur roda rantai tanpa awak yang diberi label Optio X20.

Resmi diperkenalkan pada ajang IDEX 2019, Optio X20 berjalan di platfom drone roda rantai – UGV (Unmmaned Ground Vehicle) THeMIS (Tracked Hybrid Modular Infantry System) buatan Milrem Robotics dan kubah kanon 20 mm rancangan Nexter yang dikendalikan dari jarak jauh. Pihak Nexter menyebut, konsep Optio X20 dapat membantu menyelamatkan nyawa prajurit dalam pertempuran dengan intensitas tinggi atau ketika digunakan di lingkungan yang tidak bersahabat dan memberikan kelompok tempur sarana pengamatan dan tembakan.

Optio X20 dipersenjatai dengan modul RCWS (Remote Control Weapon System) Arx 20, drone berarsitektur terbuka ini dirancang khusus untuk observasi perimeter, pengintaian, dan bantuan tembakan. Dengan modul RCWS Arx 20, kanon otomatis 20M621 kaliber 20 mm standard OTAN dan senapan mesin MAG 58 kaliber 7,62 mm, keduanya beroperasi dengan gyro stabilizer.

Lebih detail untuk aspek senjatanya, kanon otomatis 20M621 kaliber 20 mm dapat memuntahkan 750 proyektil per menit dengan jarak tembak efekfif 1.600 meter. Sedangkan MAG 58 dapat memuntahkan 800 proyektil per menit dengan jarak tembak efektif 800 meter. Dalam sekali beroperasi, Optio X20 dapat membawa 100 munisi kaliber 20 mm dan 300 munisi kaliber 7,62 mm

Guna menunjang kinera penembakan, Optio X20 dilengkapi dengan dual field color camera day, infrared dual lens uncooled dan laser range finder. Sudut elevasi laras ada di rentang -5 sampai 60 derajat.

Secara umum, Optio X20 dengan platfom THeMIS punya panjang 2,4 meter, lebar 2,15 meter dan tinggi 1,11 meter. Bobot maksimum Optio X20 adalah 1.700 kg dengan maksimum payload 750 kg.

Sebagai sumber tenaga, daya THeMIS dipasok dari dua baterai yang ditempatkan di masing-masing disamping roda rantai. Artinya baik roda rantai kanan dan roda rantai kiri dipasok oleh baterai masing-masing. Drone roda rantai ini juga menyediakan opsi sumber tenaga dari diesel elektrik drive.

Baca juga: THeMIS ADDER UGV – Drone Beroda Rantai dengan Senapan Mesin Berat RCWS

Kecepatan maksimum Optio X20 THeMIS dapat mencapai 50 km per jam. Dengan kapasitas baterai full charge, drone roda rantai ini dapat beroperasi hingga delapan jam. Pada dasarnya, UGV ini dirancang dengan superstuktur multipurpose, beberapa kemampuan yang dapat dilakukan drone tank ini seperti medical evacuation (medevac), communication relay, lifting, supply transport, anti tank platform, fire fighting platform, UAV platform, dan RCWS (remote control weapon system) platform. (Gilang Perdana)

3 Comments