Lintasi Pasifik, Gugus Tempur CSG-21 Inggris Dibayangi Dua Kapal Selam Nuklir Cina

Ibarat ada gula ada semut, konvoi kapal perang Inggris dan sekutunya dalam Carrier Strike Group 21 (CSG-21) rupanya telah memikat perhatian armada Cina untuk menguntit, terlebih ketika konvoi CSG-21 yang berintikan kapal induk HMS Queen Elizabeth melintas di kawasan Laut Cina Selatan. Tak ingin berhadapan langsung, diketahui kapal selam serang nuklir milik AL Cina telah membayangi pergerakan CSG-21.

Baca juga: Mulai Akhir Agustus, AL Inggris Tempatkan Permanen Dua Kapal Perang di Indo Pasifik

Dikutip dari express.co.uk (9/8/2021), disebutkan keberadaan kapal selam nuklir Cina telah terdeteksi oleh operator sonar anti kapal selam di frigat pengawal Type 23 (HMS Kent dan HMS Richmond) dalam konvoi CSG-21. Lebih detail dikatakan, kapal selam nuklir Cina yang dimaksud ada dua unit dari Shang Class yang per unitnya berbobot 7.000 ton. Kapal selam nuklir Cina itu dipersenjatai torpedo dan rudal jelajah anti kapal.

Kedua frigat mendeteksi keberadaan kapal selam nuklir Cina pada saat konvoi CSG-21 bergerak dari Laut Cina Selatan guna menuju ke Pulau Guam di Samudera Pasifik. Angkatan Laut Inggris telah memperkirakan aktivitas dari kapal selam Cina dan kapal (sipil) mata-mata permukaan yang berperan mengumpulkan data intelijen untuk Beijing.

Operator sonar di frigat Inggris bekerja bersama dalam pola menyapu, ‘ping’ – untuk menemukan kontak bawah permukaan. Posisi kapal selam Cina diketahui setelah konvoi CSG-21 enam jam meninggalkan Laut Cina Selatan.

“Cina mengembangkan kapal selamnya dengan cepat, dan kita tidak boleh meremehkan mereka, tetapi mereka tidak memiliki pengalaman tempur sebagaimana pengalaman Inggris dan AS selama ini,” kata sumber dari AL Inggris yang mengomentari insiden tersebut.

Beijing mengoperasikan enam kapal selam nuklir generasi kedua, yang secara resmi dikenal sebagai Shang Class (Type 093) dan mulai beroperasi sejak tahun 2006. Kapal selam serang ini memiliki 85 awak dan punya endurance menyelam selama 80 hari dengan kemampuan untuk meluncurkan rudal anti kapal supersonik.

Dalam konvoi CSG-21 juga terdapat satu kapal selam pengawal, yaitu kapal selam nuklir HMS Artful (Astute Class). Dan masih dari sumber yang sama, dikatakan HMS Artful telah mengidentifikasi kapal selam Shang ketiga saat berpatroli di kawasan yang sama.

Baca juga: HMS Artful (Astute Class) – Kapal Selam Nuklir Pengawal Gugus Tempur CSG-21 Inggris

Operator sonar di kapal selam dan permukaan dapat mengidentifikasi sebagian besar jenis kapal selam lawan dengan suara yang dihasilkan dari baling-balingnya – ciri khas yang unik untuk setiap kapal selam. AL Cina saat ini memiliki 66 unit kapal selam, lebih banyak dari unit kapal selam AL AS dan Inggris dalam deployment di Lautan Pasifik. (Bayu Pamungkas)

20 Comments