Armada Laut Hitam Rusia Diperkuat B-871 Alrosa – Kapal Selam Diesel Listrik Bermesin Waterjet

Russian Kilo-class submarine Alrosa (Picture source: Vpk)

Ada kabar baik untuk militer Rusia, pasalnya Armada Laut Hitam dalam waktu tak lama lagi akan diperkuat kapal selam diesel litrik B-871 Alrosa. Memang ini bukan kapal selam baru, malah bisa disebut sebagai salah satu Kilo Class tertua. Namun, Alrosa segera memasuki masa penugasan di Armada Laut Hitam setelah menuntaskan tahapan overhaul.

Baca juga: Rudal 3M-54 Club-S – Senjata Strategis di Kapal Selam Kilo Class Vietnam

Tuntasnya fase overhaul Alrosa telah diumumkan Kantor Berita Rusia Tass pada 11 Mei lalu. Disebutkan, sebelum diserahkan ke Angkatan Laut Rusia, Alrosa terlebih dahulu akan menjalani fase sea trial dan beragam uji coba kelaikan untuk menjamin keselamatan dalam pengoperasiannya.

Dikutip dari navyrecognition.com, Alrosa adalah kapal selam tertua yang ada di Armada Laut Hitam. Aset Armada Laut Hitam terdiri dari empat unit Kilo Class, dengan dua di antaranya saat ini berada dalam penugasan di Suriah.

Alrosa didorong oleh mesin waterjet, bukan propulsi baling-baling, yang memastikan bahwa kapal selam ini punya kemampuan siluman maksimum. Lantaran menggunakan mesin waterjet, maka kapal selam ini dijuluki sebagai ‘black hole’ di luar negeri.

Ada yang unik dari sejarah Alrosa, kapal selam ini dibangun oleh Galangan Kapal Krasnoye Sormovo di kota Gorky (saat ini dikenal sebagai Nizhny Novgorod) sesaat sebelum pecahnya Uni Soviet dan termasuk dalam proyek eksperimental 877 (Project 877 Paltus) yang oleh NATO kondang disebut Kilo Class.

Singkatnya, B-871 Alrosa adalah kapal selam diesel-listrik Kilo Class yang bergabung dengan Angkatan Laut Soviet pada tahun 1990 dan kini aktif dengan Armada Laut Hitam Angkatan Laut Rusia. B-871 Alrosa diluncurkan pada 10 September 1989 dan ditugaskan pada 1 Desember 1990 sebelum pecahnya Soviet.

Pada 1991, yaitu selama pembubaran Uni Soviet, awak kapal selam ini bersumpah setia kepada Ukraina. Meskipun bertugas dalam layanan AL Ukraina, kapal selam ini hanya bisa beroperasi terbatas karena kurangnya suku cadang. Akhirnya, lewat kesepatanan antara Ukraina dan Rusia, kapal selam ini kembali ke layanan Rusia pada tahun 1997.

B-871 Alrosa memiliki panjang 76,2 meter, lebar 6,5 meter, dan bobit 2.300 ton (di permukaan) dan 3.040 ton (saat terendam). Kapal selam ini dapat mencapai kecepatan bawah air 20 knot (37 km per jam), menyelam hingga kedalaman 300 meter, dan memiliki endurance 45 hari. Awaknya terdiri dari 52 orang.

Baca juga: Vashavyanka Class – “Kilo Class Next Generation” Telah Memulai Uji Pelayaran

Alrosa dapat membawa hingga empat rudal jelajah Kalibr untuk menyerang di permukaan (3M-54 dan 3M-541) dan target darat (rudal jelajah 3M-14) dan memiliki peralatan elektronik terbaru. Ada enam tabung peluncur torpedo kaliber 533 mm. Dalam sekali berlayar, Kilo Class ini dapat membawa 18 unit torpedo. (Gilang Perdana)