Konversi Tiga Pesawat eks Maskapai Iberia, Spanyol Akhirnya Bergabung Jadi Pengguna Airbus A330 MRTT

(Airbus)

Ada yang unik dari Spanyol, negara anggota NATO sekaligus konsorsium Airbus ini, ternyata belum menjadi pengguna pesawat tanker serbaguna A330 MRTT (Multirole Tanker Transport). Padahal, fasilitas produksi Airbus A330 MRTT berlokasi di Getafe, salah satu kota di Spanyol. Keluarga A330 MRTT sejauh ini sudah dioperasikan oleh Australia, Inggris, Belgia, Perancis, Jerman, Belanda, Norwegia, Arab Saudi, Korea Selata, Uni Emirat Arab dan Singapura.

Baca juga: Pertama Kali, AU Inggris Uji Coba Air Refueling Antara Voyager (A330 MRTT) dengan Airbus A400M 

Dan ada kabar terbaru dari Airbus Defence and Space, bahwa Spanyol akhirnya bakal bergabung sebagai negara operator A330 MRTT. Dari rilis yang diterima Indomiliter.com (12/11/2021), disebut ada tiga unit A330 MRTT yang diakuisisi Spanyol dan berasal dari konversi pesawat komersial sipil milik maskapai Iberia.

Berdasarkan perjanjian yang ditandatangani Kementerian Pertahanan Spanyol, serah terima pesawat pertama dalam konfigurasi transportasi (yang akan dikonversi) dijadwalkan akan dilakukan dalam beberapa hari mendatang. Serah terima pesawat pertama yang dikonversi sepenuhnya dijadwalkan pada tahun 2023 dan unit ketiga dan terakhir pada tahun 2025.

Kontrak mencakup dukungan terkait seperti suku cadang, peralatan pendukung darat, pelatihan, dan dukungan dalam layanan hingga akhir kontrak. Pesawat, yang diperoleh dari Iberia, akan diubah menjadi transportasi tanker militer di markas besar Airbus Spanyol di Getafe. Ini akan dilengkapi dengan sistem pengisian bahan bakar hose dan drogue yang canggih dan kit Evakuasi Medis (MEDEVAC) khusus. Nantinya, armada MRTT A330 akan dioperasikan oleh Spanish Air Force 45 Wing, yang berbasis di Torrejón Air Base (Madrid).

Dirunut ke belakang, sebenarnya Kementerian Pertahanan Spanyol sudah menyatakan akan mengakuisisi dua A330 MRTT pada tahun 2016, yaitu untuk menggantikan kapal tanker Boeing 707 yang sudah tua. Sebelumnya di tahun 2014, Menteri Pertahanan Spanyol menyatakan bahwa Kementerian Pertahanan telah memulai negosiasi dengan Airbus Defence and Space tentang pengalihan kelebihan pesanan 13 unit Airbus A400M ke sejumlah pesawat Airbus A330 MRTT yang dirahasiakan. Direktur komersial Airbus Defense and Space mengatakan, bahwa meskipun menjadi masalah yang sulit, mereka akan bernegosiasi dengan Spanyol untuk mencapai kesepakatan.

F/A-18 Super Hornet AU Australia dengan A330 MRTT.

Hingga September 2018, Spanyol masih menjajaki ide tersebut namun belum mengambil keputusan apa pun. Akhirnya, pada September 2020, Spanyol setuju untuk mengakuisisi tiga unut pesawat A330 dari Iberia yang tidak lagi dibutuhkan maskapai karena dampak ekonomi dari pandemi Covid-19, kemudian memodifikasinya untuk berfungsi sebagai armada MRTT.

Model konversi pada A330 MRTT menjadi solusi pengadaan pesawat tanker. Sebelum ini, AU Australia (RAF) juga mengakuisisi A330 MRTT/KC-30A dari armada A330-200 eks maskapai Qantas. A330-200 MRTT juga punya kansnya cukup besar di Indonesia, mengingat pesawat dari platform yang sama telah digunakan oleh maskapai Garuda Indonesia, kelak elemen perawatan pesawat sedikit banyak dapat ditangani oleh pihak GMF Aeroasia. Selain itu, bukan tak mungkin bila nantinya stock A330-200 Garuda Indonesia dialihkan ke TNI AU untuk dikonfigurasi menjadi MRTT.

Baca juga: [Polling] Airbus A330 MRTT – Jadi Pilihan Utama Pesawat Tanker untuk TNI AU

Pengadaan pesawat tanker MRTT tak hanya menawarkan konsep pesawat tanker semata. Bila merujuk ke pakem yang ada, memang pesawat tanker yang eksis di dunia juga mengemban fungsi lain, seperti angkut penumpang dan kargo. Dalam konfigurasi tanker, A330 MRTT dapat membawa 111 ton bahan bakar, sedangkan dalam konfigurasi angkut penumpang, bisa membawa 300 pasukan, atau muatan kargo 45 ton. Pesawat ini juga dapat dengan mudah diubah untuk mengakomodasi stasiun perawatan intensif untuk evakuasi medis. (Haryo Adjie)

3 Comments