India Sukses Uji Tembak Kedua Rudal BrahMos-A dari Sukhoi Su-30MKI

Untuk kedua kalinya, AU India (Indian Air Force – IAF) berhasil melakukan uji tembak peluncuran rudal jejalah supersonik BrahMos-A (Air) atau yang dikenal Brahmos ALCM (Air Launched Cruise Missile). Rudal jelajah dengan bobot 2,5 ton ini memang sejak awal dipersiapkan untuk diluncurkan pada jet tempur Sukhoi Su30MKI. Uji tembak rudal kedua BramMos-A telah berlangsung pada 22 Mei 2019 dengan mengambil sebuah sasaran di permukaan (daratan) di kawasan Teluk Bengal, sebelah timur India.

Baca juga: Brahmos ALCM, Lambang Superioritas Industri Rudal Jelajah India

Uji tembak rudal BrahMos (Brahmaputra Moskva)-A yang pertama dilakukan juga dari Sukhoi Su-30MKI pada 18 bulan lalu, di uji tembak perdana yang menjadi sasaran adalah suatu obyek di atas permukaan laut. Dikutip dari janes.com (23/5) yang melansir sumber dari Biro Informasi Pers Pemerintah India, disebutkan uji tembak perlu dilakukan untuk sasaran di permukaan (daratan) dan sasaran di permukaan laut. Dimana syarat tersebut menjadi bagian dari poin penting sebelum BrahMos-A mendapat lampu hijau untuk fase produksi.

AU India sendiri menaruh harapan yang besar pada program BrahMos-A, tidak tanggung-tanggung AU India telah menyiapkan dua skadron Sukhoi Su-30MKI (target 42 pesawat) yang secara bertahap dimodifikasi untuk bisa meluncurkan rudal berukuran tambun ini.

BrahMos-A seperti diketahui dibangun oleh Brahmos Aerospace, perusahaan joint venture antara Defence Research and Development Organisation (DRDO) India dan NPO Mashinostroyenia (NPOM) Rusia. Dengan bobot 2.550 kg tentu tak sembarang jet tempur yang sanggup menggotongnya. Dan sebagai pengusung Brahmos A dipilih jet tempur Sukhoi Su-30MKI. Bobotnya yang super duper dan punya panjang 8,5 meter menjadikan Brahmos A hanya dapat dicantelkan pada central point Su-30 MKI.

AU India sendiri menargetkan akan mengintegrasikan 216 rudal BrahMos-A ke 42 unit Sukhoi Su-30MKI. Untuk mengintegrasikan BrahMos-A ke Sukhoi Su-30MKI bukan perkara langsung plug and play, pihak manufaktur Hindustan Aeronautics Limited (HAL) memerkukan modifikasi khusus pada Su-30MKI.

BrahMos-A digadang mampu menghajar sasaran sejauh 300 km (over the horizon target). Bicara kecepatan, rudal ini bahkan bisa melesat dengan kecepatan maksimum Mach 2.8. Secara teori, BrahMos-A dapat dilepas dari ketinggian maksimum 9.000 meter dan paling rendah 500 meter.

Baca juga: “The Man Behind The Gun,” Mungkinkah JF-17 Thunder Mampu Menembak Jatuh Sukhoi Su-30MKI?

Saat rudal bongsor ini dilepaskan dari cantelan pesawat, maka rudal akan free fall di rentang 100 – 150 meter, baru kemudian mesin rudal hidup dan melesat. Untuk menuju sasaran di jarak ratusan kilometer, ketinggian jelajah rudal ini bisa mencapai 14.000 meter, sementara jika sudah mendekati sasaran (terminal phase) ketinggian terbangnya di rentang 5 – 15 meter. (Gilang Perdana)

7 Comments