Hasil Kolaborasi Bersama Turki dan Cina, Kazakhstan Tampilkan Ranpur IFV Amfibi Taimas 8×8

Dalam sebuah parade militer di Astana, angkatan bersenjata Kazakhstan belum lama ini memperkenalkan kendaraan tempur (ranpur) Infantry Fightingf Vehicle (IFV) beroda ban, Taimas 8×8. Yang menarik dari Taimas 8×8, ternyata ranpur lapis baja ini dikembangkan melalui kemitraan trilateral yang melibatkan Kazakhstan, Turki dan Cina.
Program Taimas merupakan inisiatif bersama yang melibatkan perusahaan Kazakhstan, Astana MPR Project sebagai integrator utama, dan Otokar dari Turki yang menyumbangkan platform beroda ban Arma 8×8, dan Norinco dari Cina yang memasok modul tempur serta sistem turret VN11, yang dilengkapi dengan konfigurasi senjata ganda, meriam 100 mm dan kanon 30 mm.
Desain turret itu sendiri merupakan iterasi dari modul tempur Rusia yang mirip dengan yang digunakan pada ranpur BMP-3 dan BMD-4. Perang yang sedang berlangsung di Ukraina telah menyoroti kekurangan serius dalam desain turret tersebut. Muatan amunisi 100 mm terbatas karena beratnya, dan ketika kendaraan tersebut dihantam oleh senjata anti tank atau drone FPV, ledakan yang dihasilkan sering kali hanya menyisakan sedikit peluang bagi awaknya untuk selamat.
Menurut pengembang, Taimas 8×8 berbobot 30 ton, memiliki kemampuan amfibi, dan dapat mencapai kecepatan hingga 110 kilometer per jam. Kendaraan ini telah melewati lebih dari 50.000 kilometer pengujian di tiga zona iklim di Kazakhstan dan telah secara resmi diterima untuk digunakan oleh Kementerian Pertahanan Kazakhstan.

“Ini bisa dibilang salah satu IFV terkuat di kelasnya secara global,” kata Vadim Shakshakbayev, Direktur Astana MPR Project, seperti dikutip Defence Blog. “Kendaraan ini dapat bertahan dari ledakan ranjau hingga 10 kilogram di bawah lambung dan tetap beroperasi penuh dalam kondisi ancaman radiasi. Bahkan dengan turret yang berat, kendaraan ini tetap mempertahankan fungsionalitas amfibi penuh.”
Uufuk Aybar, anggota dewan Otokar Central Asia menekankan kemampuan tempur platform tersebut:, “Kendaraan ini mampu menghancurkan tank.”
Rabdan 8×8 – Ranpur Lapis Baja Produksi UEA dengan Turret Comotan dari BMP-3
Kazakhstan telah memperoleh hak transfer teknologi eksklusif sebagai bagian dari kemitraan tersebut, yang memungkinkan produksi lokal yang lengkap. Semua tahap utama manufaktur—mulai dari pemotongan baja lapis baja hingga perakitan akhir—akan dilakukan di pabrik yang berbasis di Astana, ibu kota Kazakhstan.
Meskipun sistem tersebut telah diadopsi secara resmi oleh Kementerian Pertahanan Kazakhstan, belum ada pengumuman resmi mengenai jumlah Taimas 8×8 yang akan dibeli.
Kazakhstan telah menjadi tuan rumah dari ajang kompetisi IFV beroda ban, yang mana Taimas 8×8 akan bersaing dengan Barys A 8×8 yang dikembangkan dari basis ranpur Terrex Singapura, yang dikembangkan lebih lanjut oleh Kazakhstan Paramount Engineering. (Bayu Pamungkas)
ST Engineering (Singapura) Kembangkan Varian Ranpur IFV Amfibi Terrex 8×8 untuk Kazakhstan



Lumayan ini kalo marinir kita dilengkapi kendaraan amfibi 8×8 seperti ini. Minimal 9 unit lah untuk setiap batalyon marinir.