Finlandia Siap Kirim MBT Leopard 2A4 ke Ukraina, Tapi Bergantung pada Izin Jerman

Leopard 2A4 Angkatan Darat Finlandia (Wikimedia)

Berusaha keras agar dapat disahkan sebagai anggota NATO, Finlandia yang cemas akibat meletusnya Perang di Ukraina, kian bersuara dalam membela Ukraina, yang bersama Swedia, telah meninggalkan statusnya sebagai negara netral. Dan meramaikan pengiriman ranpur lapis baja ‘kelas berat’ ke Ukraina, ada kabar bahwa Finlandia akan mengirimkan paket Main Battle Tank (MBT) Leopard 2 ke Negeri Zelenskyy, yang bila terealisasi, menjadikan negara Skandinavia ini sebagai yang pertama mengirim MBT ke Ukraina.

Baca juga: MBT Leopard 2A4 Indonesia Akan Dilengkapi Munisi Nexter SHARD 120 APFSDS

Dilansir dari armyrecognition.com (8/1/2023), Pada 6 Januari 2023, saat wawancara dengan saluran TV Finlandia MTV, Antti Häkkänen Ketua Komite Pertahanan Finlandia dan anggota Parlemen Finlandia mengatakan bahwa Finlandia siap untuk memasok MBT Leopard 2 ke Ukraina.

Antti Häkkänen menambahkan, bahwa Finlandia harus meningkatkan dukungan militernya ke Ukraina dan memberikan MBT Leopard 2 sebagaimana negara-negara Eropa lainnya yang mengambil keputusan untuk menyediakan kendaraan tempur guna memperkuat kemampuan tempur angkatan bersenjata Ukraina dalam menghadapi pasukan Rusia.

Leopard 2A4 TNI AD.

Pernyataan Häkkänen menjadi menarik perhatian, pasalnya diungkapkan dalam momen yang tak jauh dari keputusan Perancis dan Amerika Serikat yang akan mengirimkan ranpur lapis baja, yang berpotensi untuk menekan gerak laju MBT Rusia.

Saat ini, Angkatan Darat Finlandia memiliki total 200 unit MBT, yang terdiri dari 100 unit MBT Leopard 2A6 yang berstatus operasional dan 100 unit Leopard 2A4 yang dalam status tersimpan di depo. Untuk Leopard 2A4 disebutkan didapatkan Finlandia dari Jerman antara tahun 2002 dan 2004. Sementara, MBT Leopard 2A6 didapatkan Finlandia dari Belanda yang dikirim antara 2015 dan 2019.

Lantaran punya stok Leopard 2A4 yang lumayan banyak, maka kuat dugaan yang akan dikirim Finlandia ke Ukraina adalah Leopard 2A4. Meski begitu, Finlandia tidak dapat langsung atau serta merta mengirim Leopard 2A4 ke Ukraina.

Menurut aturan internasional tentang penjualan atau transfer senjata, maka kewajiban bagi negara pengirim untuk mendapatkan otorisasio dari negara pembuat, dalam hal ini adalah Jerman.

Leopard 2A4 adalah MBT produksi Jerman yang mulai dioperasiklan militr Jerman pada tahun 1978. MBT ini dianggap sebagai salah satu tank tempur utama paling kuat di dunia yang menyediakan daya tembak, perlindungan, dan mobilitas terbaik di kelasnya. Leopard 2A4 telah digunakan secara luas, mulai dari Austria, Chili, Denmark, Finlandia, Yunani, Indonesia, Norwegia, Polandia, Singapura, Spanyol, Swedia, Swiss, dan Turki. Baru-baru ini Jerman telah menandatangani perjanjian untuk mengirimkan Leopard 2A4 ke Slovakia dan Republik Ceko.

Leopard 2A4 memiliki tata letak konvensional untuk MBT modern dengan pengemudi di sisi kanan depan lambung, kubah meriam di tengah, dan powerpack di belakang. MBT berbobot 55 – 60 ton ini memiliki empat awak, terdiri dari seorang komandan, pengemudi, penembak, dan pemuat munisi.

Persenjataan utama Leopard 2A4 terdiri dari satu meriam smoothbore 120 mm yang dipasok oleh perusahaan Jerman Rheinmetall Defence. Meriam ini mampu menembakkan dua jenis amunisi, APFSDS-T (Armor-Piercing Fin-Stabilized Discarding Sabot DM-13) dan HEAT-MP-T (High Explosive AntiTank DM-12) yang masing-masing memiliki versi latihan. APFSDS-T memiliki jangkauan efektif lebih dari 2.000 meter dan HEAT-MP-T memiliki tingkat efektivitas yang tinggi terhadap kendaraan tempur ringan sampai MBT.

MBT Leopard 2A4 ditingkatkan dengan tingkat perlindungan yang ditingkatkan di sekelilingnya untuk kemampuan bertahan awak yang lebih besar. Armor berlapis-lapis memberikan perlindungan yang efektif terhadap amunisi tank kinetik dan senjata anti tank.

Baca juga: Yunani Tawarkan ASPIS NG, Sistem Proteksi Modular untuk Kubah MBT Leopard 2A4

Leopard 2A4 ditenagai oleh mesin diesel turbocharged yang menghasilkan 1.500 hp yang menawarkan salah satu power-to-weight-ratio paling menguntungkan di kelasnya. MBT ini dapat melaju pada kecepatan maksimum 72 km per jam di jalan raya dan 60 km per jam dalam kondisi off-road. (Gilang Perdana)

2 Comments