AS90 Braveheart – Self Tracked Propelled Howitzer 155mm Inggris, Ikut Dikirim ke Ukraina

Setelah HVM (High Velocity Missile) Stormer dan rencana ‘tukang guling’ MBT Challanger 2 dengan MBT T-72A Polandia, rupanya Inggris masih akan mengirimkan persenjataan beratnya ke Ukraina. Yang tak boleh dilewatkan kali ini adalah rencana Perdana Menteri Inggris Boris Johnson yang akan mengirim 20 unit self tracked propelled howitzer (SPH) AS90 berikut 45.000 munisi ke Ukraina.

Baca juga: Sukses di Australia, Korea Selatan Tawarkan K9 Thunder Self Tracked Propelled Howitzer ke Inggris

Dikutip dari express.co.uk (24/4/2022), disebutkan bahwa paket 20 unit AS90 dan puluhan ribu munisi ke Ukraina adalah bagian dari paket bantuan militer senilai €120 juta. Lantaran butuh cepat untuk segera dikirim ke Ukraina, maka AS90 akan diambil dari stok milik Angkatan Darat Inggris, sementara personel Ukraina akan dilatih di Polandia.

Selama ini lebih mengetahui bahwa AS90 akan digantikan dengan SPH buatan Korea Selatan Hanwha K9 Thunder. Meski begitu, AS90 tergolong SPH roda rantai (tracked) yang battle proven, lantaran sudah pernah digunakan dalam Perang di Irak dan Afghanistan.

AS90 punya julukan “Braveheart” dan mengandalkan howitzer L31 39 kaliber 155 mm. AS90 diproduksi oleh BAE Systems. Prototipe AS90 rampung pada Maret 1985, dan prototipe pertama ditampilkan di British Army Equipment Exhibition pada Juni 1986.

Desain AS90 didasarkan pada sasis ranpur lapis bajadengan pengemudi duduk di bagian kiri depan lambung dengan power pack di sebelah kanannya, dan kubah di bagian belakang. Howitzer AS90 diawaki lima personel, yang terdiri dari pengemudi, komandan, penembak, dan dua oran loader (pemuat munisi).

Sasis AS90 terbuat dari konstruksi pelindung baja yang dilas dengan ketebalan 17 mm. Lapisan armor pada lambung dan kubah memberikan perlindungan terhadap terjangan proyektil kaliber ringan dan pecahan peluru artileri.

Ciri khas AS90 sudah dilengkapi dengan sistem pemuatan otomatis yang memungkinkan meriam untuk menembak dengan kecepatan tembak tiga putaran dalam waktu kurang dari sepuluh detik, kecepatan intens enam putaran per menit untuk tiga menit dan tingkat berkelanjutan dua putaran per menit. Sebanyak 48 peluru dapat dibawa di dalam kendaraan.

AS90 dapat menembakkan semua amunisi standar NATO 155 mm dengan jarak tembak maksimum 24,7 km dengan proyektil HE-FRAG (High Explosive Fragmentation) standar dan 32 km dengan rocket-assisted projectiles.

AS90 disokong mesin diesel Cummins VTA-903T-660 V-8 yang menghasilkan tenaga 660 hp pada 2.800 rpm. Transimisinya mengadopsi otomatis penuh Renk LSG 2000 dengan 4 gigi maju dan 2 gigi mundur. SPH dengan berat 45 ton ini dapat melaju dengan kecepatan maksimum 55 km per jam. AS90 dapat menjelajah hingga 370 km pada kecepatan 45 km per jam.

Baca juga: Gelombang Kedua M109A4 BE Tiba, Armed TNI AD Kini Punya 36 Unit Self Tracked Propelled Howitzer

Awalnya, Angkatan Darat Inggris mengoperasikan 179 unit AS90, dan pada tahun 2021, jumlahnya ditaksir hanya 89 unit AS90 yang aktif dioperasikan. AS90 sudah dijadwalkan akan pensiun pada tahun 2030. Dalam komposisi AD Inggris, satu baterai AS90 terdiri dari 8 unit ranpur. (Gilang Perdana)

6 Comments