Update Krisis IranKlik di Atas

Angkatan Laut Filipina Untuk Pertama Kali Luncurkan Rudal Spike NLoS dari Helikopter AW159 Wildcat

Angkatan Laut Filipina (PN) membuat terobosan dalam kemampuan serang rudal udara ke permukaan, sesuatu yang tak dimiliki TNI AL, yakni untuk pertama kalinya helikopter anti kapal selam (AKS) AW159 Wildcat PN berhasil meluncurkan rudal Spike NLoS dan menghancurkan target secara telak dalam latihan tembak langsung di San Antonio, Zambales, perairan yang menghadap Laut Filipina Barat pada 9 September 2025.

Baca juga: Fregat Baru Filipina BRP Miguel Malvar (FFG-06) Tampil dengan Helikopter AW159 Wildcat yang Dipersenjatai Rudal Spike-NLoS

Spike NLoS adalah sistem rudal multiguna berpemandu presisi yang dikembangkan oleh Rafael Advanced Defense Systems (RADS) Israel. Sistem ini dirancang untuk menyerang target di luar jangkauan visual dengan akurasi presisi tinggi.

Spike-NLoS (Non-Line-of-Sight) adalah salah satu varian paling canggih dari keluarga rudal Spike buatan Rafael Advanced Defense Systems (Israel). Rudal ini dirancang untuk menyerang target jauh di luar garis pandang langsung (non-line-of-sight), dan dapat diluncurkan dari berbagai platform: daratan, kendaraan lapis baja, kapal laut, hingga helikopter. Varian terbaru rudal ini punya jangkauan hingga 50 km (versi generasi ke-6), varian sebelumnya punya jangkauan 25–32 km.

Rudal ini punya tingkat akurasi tinggi, bisa menargetkan lubang jendela atau kendaraan. Hulu ledaknya terdiri dari multi-purpose (HEAT, tandem, penetrator, anti-personel). Rudal ini dapat menampilkan video langsung ke operator untuk target akuisisi real-time dan bisa mengubah target saat rudal sedang terbang (mid-course update).

Siap Tempur, AW159 Wildcat AL Filipina Dipasangi Rafael Spike Datalink Antenna

Bobot tiap rudal Spike mencapai 70 kg, dan dapat diluncurkan dari permukaan dan helikopter. Saat pertama meluncur, Spike NLoS menggunakan pemandu serat optik, namun setelah 8 km sistem pemandu rudal akan berganti ke radio datalink.

Satu unit AW159 Wildcat dapat menggotong empat rudal Spike NLoS dan sistem rudal ini dapat diarahkan dengan mudah ke sasaran, bahkan tanpa dukungan GPS sekalipun.

Selain Dibekali Torpedo, Helikopter AW159 Wildcat AL Filipina Juga Dilengkapi Rudal Spike

“Integrasinya ke dalam persenjataan Angkatan Laut Filipina secara signifikan meningkatkan kemampuan serangan jarak jauh, meningkatkan pertahanan maritim, pencegahan strategis, dan efektivitas operasional,” kata Komandan PN Laksamana Muda Joe Anthony C. Orbe, seperti dikutip Manila Bulletin.

Orbe mengatakan peluncuran udara pertama Spike NLoS dari AW159 Wildcat membuktikan bahwa rudal dapat diluncurkan dari aset udara dan permukaan, sehingga menyederhanakan fleksibilitas dan logistik.

Tampil Lebih Garang, Helikopter AKS AW159 Wildcat Kini Dibekali ‘Sayap’ Bersenjata

“Dengan mengintegrasikan teknologi rudal canggih ke dalam platform angkatan laut dan udara, Angkatan Laut Filipina dapat meningkatkan kemampuannya untuk mempertahankan choke point maritim utama, menangkal serangan musuh, dan memproyeksikan kekuatan di wilayah pesisir dan lepas pantai yang tersebar,” ujarnya.

Ia mengatakan Angkatan Laut terus memajukan transformasinya menjadi kekuatan maritim modern dan adaptif yang mampu melindungi kedaulatan nasional, menjaga integritas teritorial, dan memastikan keamanan alur laut vital dari tantangan konvensional dan asimetris.

Helikopter AW159 Wildcat AL Inggris Sukses Membawa 20 Rudal Kombinasi Martlet dan Sea Venom

Armada yang memberikan dukungan penting selama latihan penembalan rudal Spike NLoS adalah fregat BRP Miguel Malvar (FFG06), drone intai ScanEagle, kapal Interdiksi Serangan Cepat (FAC) berkemampuan rudal BRP Albert Majini (PG909) dan BRP Laurence Narag (PG907), serta kapal serang serbaguna BA492 dan BA488.

Meski hanya mengoperasikan dua unit AW159 Wildcat, sangat kentara Angkatan Laut Filipina mempersiapkan arsenal senjata pada Wildcat dengan selengkap mungkin. Selain punya kemampuan anti kapal permukaan, AW159 Wildcat Filipina juga dapat melakukan misi anti kapal selam. (Bayu Pamungkas)

K745 Blue Shark, Inilah Torpedo pada Helikopter AW159 Wildcat AL Filipina

2 Comments