Yang Unik dari RIMPAC 2022, Pertama Kali Libatkan Empat Prototipe USV

Medium Unmanned Surface Vehicles (USV Sea Hunter)

Untuk pertama kalinya, latihan laut terbesar di dunia dalam RIMPAC (Rim of the Pacific) 2022 menghadirkan keikutsertan prototipe kapal permukaan tanpa awak – unmanned surface vehicle (USV). Setidaknya empat unit USV milik Armada Ketiga Amerika Serikat diterjunkan untuk memberikan kemampuan perang dan memperluas jangkauan armada (berawak) AL AS dengan risiko yang lebih kecil dalam setiap operasi.

Baca juga: Singapura Akuisisi Empat Unit USV Terbaru, Selat Singapura Bakal Dijaga Drone Laut

Dikutip dari navalnews.com (26/7/2022), empat USV yang diterjunkan di RIMPAC 2022 adalah Seahawk, Sea Hunter, Nomad dan Ranger, yang akan menjalankan berbagai misi. Dalam rilis yang dikeluarkan Armada Ketiga, empat USV tersebut akan beroperasi berdampingan dengan kapal peserta latihan berawak, membawa muatan, menyediakan data/informasi intelijen, dan yang paling penting, mengumpulkan data di lingkungan dunia nyata untuk menentukan bagaimana mereka akan berfungsi di armada yang lebih besar.

“Integrasi USV otonom dengan kapal perang kombatan berawak akan memberikan peningkatan yang sangat dibutuhkan komandan armada untuk kesadaran domain maritim, sehingga meningkatkan kecepatan dalam mengambil keputusan,” ujar Kapten Scot Searles, program manager of the Unmanned Maritime Systems (PMS 406).

Ghost Fleet Overlord Unmanned Surface Vehicle (USV Ranger)

Aset PMS 406 yang berpartisipasi dalam RIMPAC 2022 adalah Ghost Fleet Overlord Unmanned Surface Vehicle (USV) yang terdiri dari USV Nomad and USV Ranger. Kemudian ada Medium Unmanned Surface Vehicles yang terdiri dari USV Sea Hunter dan USV Seahawk. Meski dioperasikan dan dipeliharan PMS 406, armada USV tersebut dikendalikan oleh Surface Development Squadron.

Dari kesemua jenis USV, yang paling dikenal adalah USV Sea Hunter, pasalnya desain USV ini mengadopsi cadik trimaran yang dipasang di bagian belakang lambung. USV Sea Hunter dibangun oleh Vigor Industrial dan diakuisi pada April 2016 dalam status sea trial sampai saat ini.

USV Sea Hunter ditenagai 2x mesin diesel yang mampu mendorong kapal dengan kecepatan 27 knots. USV tanpa senjata ini dapat berlajar sejauh 19.000 km dengan endurance 30 – 90 hari tanpa supply. USV Sea Hunter punya panjang 40 meter dan berat standar 135 ton dan berat penuh 145 ton.

Baca juga: Protector USV – Andalkan Teknologi Plug and Play, Inilah Drone Laut Bersenjata di Asia Tenggara

Cina sejauh ini telah membangun satu kopian USV Sea Hunter. Trimaran itu muncul pada September 2020. Oleh Cina, USV tersebt dibangun di galangan kapal kecil di sungai Yangtze, Jiang Tongfang New Shipbuilding, yang biasanya terkait dengan proyek-proyek besar AL Cina. (Gilang Perdana)

2 Comments