VDV K-4386 4×4 “Typhoon Airborne” – Ranpur MRAP Spesialis Pasukan Lintas Udara

Meski sempat diwarnai insiden mogok dan terbakarnya mesin panser VPK-7829 Bumerang 8×8 di parade Victory Day pada 24 Juni lalu, namun, secara umum defile militer terbesar di dunia tersebut telah berlangsung meriah dan sukses. Walau bukan termasuk maskot, namun lini persenjataan lintas udara AD Rusia menampilkan ranpur barunya yang diberi label Tayfun (Typhoon) VDV K-4386 4×4, yakni jenis ranpur berkualifikasi Mine-Resistant Ambush Protected (MRAP) yang dibekali kanon 30 mm dan dirancang mudah untuk diterjunkan lewat parasut.

Baca juga: Mesin Panser VPK-7829 Bumerang 8×8 Keluarkan Asap dan Mogok Saat Parade Militer Victory Day

Oleh manufakturnya, Remdiesel Company, ranpur ini disebut sebagai K-4386 “Typhoon Airborne.” Debut perdana Typhoon Airborne telah diperlihatkan ke publik pada ajang Army 2019 dan saat ini status ranpur masih dalam tahapan uji coba. Sebagai persenjataan, Typhoon Airborne mengandalkan kanon 2A4 kaliber 30 mm dan senapan mesin PKTM coaxial kaliber 7,62 mm, yang keduanya dioperasikan dengan RCWS (Remote Control Wireless Access).

K-4386 menawarkan perlindungan menyeluruh bagi pasukan dan awak di dalam kompartemen. Spesifikasi proteksi sesuai dengan standar OTT level 3 yang menjamin keselamatan awak dari efek ledakan ranjau dan pecahan granat berpeluncur roket. Lambung kendaraan sendiri telah memenuhi standar perlindungan OTT level 4 untuk menahan terjangan proyektil dari senjata kaliber kecil dan pecahan artileri.

Keempat roda disisipi material alumunium dan dilengkapi proteksi tahan peluru, memastikan ranpur dapat bergerak tanpa gangguan di zona pertempuran. Kursi awak dan interior juga dilengkapi material tahan api, sementara kendaraan juga mengintegrasikan sistem keamanan internal seperti alat pemadam kebakaran otomatis.

Typhoon K-4386 dirancang dengan satu ruangan kabin tunggal, dimana kendaraan ini mengadopsi dua pintu pada bagian depan, dan satu pintu akses pasukan di bagian belakang. Plus terdapat pintu palka untuk akses penumpang dan senjata.

Typhoon Airborne ditenagai meisn diesel dengan tenaga 450 hp yang dipasangkan dengan gearbox sembilan percepatan. Sistem transmisi synchro-mesh dioperasikan dengan kabel dengan sebuah gear actuator servo motor. Panser ini dapat melesat dengan kecepatan maksimum 130 km per jam di jalan mulus. Dengan bekal dua tangki bahan bakar (tiap tangki berisi 180 liter), Typhoon dapat menjelajah sampai jarak 1.000 km. Sistem suspensi dengan pegas independen tak lupa dihadirkan guna memberikan kenyamanan dan efek redaman getaran positif, memastikan kemampuan manuver yang lebih besar pada berbagai jenis jalan dan medan.

Baca juga: Pindad Komodo Halilintar 4×4 – Rantis Spesialis Pendobrak Sat-81/Gultor Kopassus

Ranpur dengan bobot kosong 10 ton dan bobot maksimum 13 ton ini, dapat mengarungi air hingga kedalaman 1,75 meter, meladeni kemiringan dengan gradien 30 derajat dan melintasi parit dengan lebar 0,5 meter. Sebagai ranpur spesialis pasukan linud, kinerja VDV K-4386 dipersipkan untuk dapat beroperasi di dataran tinggi, pihak manufaktur menyebut ranpur ini dapat beroperasi efektif di ketinggian 4.500 meter di atas permukaan laut. (Gilang Perdana)

19 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *