Pemerintah Australia resmi mengumumkan langkah masif untuk mempertahankan kekuatan pemukul di bawah permukaan lautnya. Demi menjembatani celah kemampuan (capability gap) sebelum kedatangan kapal selam bermesin nuklir di bawah pakta AUKUS, pembayar pajak di Australia harus merogoh kocek tambahan hingga AU$11 miIiar atau setara dengan US$7,3 miIiar. (more…)
Pada 13 Desember 2023, Senat Amerika Serikat mengesahkan Undang-Undang Otorisasi Pertahanan Nasional – National Defense Authorization Act (NDAA), yang sekaligus menyetujui penjualan tiga unit kapal selam bertenaga nuklir Virginia class ke Australia. Ini merupakan babak besar dalam kebijakan strategi pertahanan, lantaran baru ini pertama AS menyetujui penjualan kapal selam nuklir kepada sekutunya. (more…)
Merujuk pada kesepatakan trilateral pakta pertahanan AUKUS, maka pada tahun 2027 sudah mulai ditempatkan secara bergantian kapal selam bertenaga nuklir milik Amerika Serikat dan Inggris di Australia, yakni sebelum Negeri Kanguru mengoperasikan kapal selam nuklir AUKUS class pada tahun 2040. Dan menyongsong pembukaan pangkalan kapal selam nuklir, serangkaian persiapan telah dipersiapkan saat ini. (more…)
Setelah berkongsi dalam pembangunan kapal selam AUKUS class untuk kebutuhan Angkatan Laut Australia dan Inggris, tiga negara yang mengikat aliansi pertahanan dalam AUKUS (Australia, Inggris dan Amerika Serikat), kini kembali meluncurkan program kerja sama baru, yang terkait sistem pertahanan luar angkasa. (more…)
Kapal selam bertenaga nuklir SSN-AUKUS (AUKUS class) paling cepat baru akan meluncur satu dekade mendatang. Masih lama, namun pengembangan AUKUS class telah mulai berjalan dengan kontrak pembangunan tahap pertama telah dipercayakan kepada BAE Systems. Sesuai kesepakatan yang tertuang dalam pakta pertahanan tiga negara – Australia, Amerika Serikat dan Inggris (AUKUS), maka antara Australia dan Inggris akan merancang dan membangun kapal selam bertenaga nuklir yang benar-benar baru untuk angkatan laut kedua negara yang diberi label AUKUS class. (more…)
Sesuai kesepakatan yang tertuang dalam pakta pertahanan tiga negara – Australia, Amerika Serikat dan Inggris (AUKUS), maka antara Australia dan Inggris akan merancang dan membangun kapal selam bertenaga nuklir yang benar-benar baru untuk angkatan laut kedua negara, dan kapal selam tersebut diberi label SSN-AUKUS (AUKUS class). (more…)
Proyek pengadaan kapal selam bertenaga nuklir Virginia class dan AUKUS class telah disepakati oleh petinggi Australia, Amerika Serikat dan Inggris di San Diego pada 13 Maret 2023. Meski Australia harus menanti hingga tahun 2030, AS dan Inggris mulai tahun 2027 sepakat menempatkan sejumlah kapal selam nuklirnya secara bergantian di Australia. Dan menyongsong era kapal selam nuklir, maka pertanyaan kemudian, akan ditempatkan dimanakah kapal selam nuklir Australia nantinya? (more…)
Sebagai langkah konkrit dari pembentukan pakta pertahanan AUKUS, Pemerintah Australia memproyeksikan kemampuan serang jarak jauh dalam merespon tantangan keamanan di masa depan. Di antara elemen senjata dengan kemampuan serangan jarak jauh yang dimaksud adalah pengadaan rudal jelajah (cruise missile) Tomahawk buatan AS untuk kebutuhan Angkatan Laut Australia (Royal Australian Navy/RAN). (more…)
Kiri-Kanan: PM Australia Anthony Albanese, Presiden AS Joe Biden dan PM Inggris Rishi Sunak, San Diego, 13 Maret 2023 (Foto: Getty Images)
Sebagai tiga serangkai yang tergabung dalam pakta pertahanan AUKUS, maka dalam menyikapi proyek bernilai jumbo kapal selam bertenaga nuklir untuk Australia, maka menganut prinsip ‘everyone is happy’. Yang artinya semua anggota pakta, khususnya sekutu senior – Amerika Serikat dan Inggris ikut kecipratan ‘kue’ yang signifikan dalam melawan pengaruh kekuatan Cina di Indo Pasifik. (more…)