Seputar DSEI 2019Klik di Atas

Sola MMSR: Radar Penjejak Sasaran Pada Kobra Air Defence System Arhanud TNI AD

kobra-mmsr-radwar

Nama Kobra Air Defence System mungkin tak begitu familier dalam jagad alutsista nasional, namun sejatinya sistem pertahanan udara besutan Polandia ini yang dipercaya sebagai perisai langit Ibu Kota DKI Jakarta. Persisnya Kobra Air Defence System adalah platform yang digunakan pada Battery Command Vehicle untuk rudal Grom berpeluncur Poprad dan meriam 23mm/ZUR komposit rudal Grom. Dan seperti halnya keberadaan rudal SHORAD (Short Air Defence System) Mistral, QW-3, RBS-70, dan Starstreak, sistem rudal Grom dalam Kobra Air Defence System juga dilengkapi dengan elemen radar intai dan pengendali tembakkan.

Baca juga: Grom – Rudal Utama Arhanud TNI AD

Untuk pesanan TNI AD, radar penjejak ini itempatkan dalam platform kendaraan jip Land Rover Defender 6×6. Jenis radar pada Kobra Air Defence System mengacu pada tipe Sola MMSR (Mobile Multibeam Search Radar) buatan Polish Defence Company Pitradwar. Sola MMSR adalah jenis radar 3D yang mempunyai jangakauan horizontal hingga 40 – 50 Km, sedangkan jangakau vertikal (hingga 55 derajat) mulai dari 50 meter – 10.000 meter.

Mobile Multibeam Search Radar
Mobile Multibeam Search Radar

Baca juga: Arhanud di Indonesia, Masih Berkutat di Zona SHORAD (Short Range Air Defence)

Sola MMSR dapar beroperasi mandiri untuk melakukan akuisisi target pada jarak pendek dan sedang. Dengan kemampuan mentransmisikan daya dengan kekuatan tinggi, radar ini dipandang efektif untuk memindai sasaran dengan small RCS (Radar Cross Section) dan mampu melawan serangan/jamming elektronik ECCM (Electronic Counter-Counter Measures). Sola MMSR beroperasi dalam frekuensi S-band dan mengadopsi transmisi TWT low peak power (10 kW). Komponen pada radar ini mencakup antena radar primer, antena IFF (Identification Friend or Foe) dan IFF transceiver.

Rangkaian kendaraan tempur pengusung rudal Grom
Rangkaian kendaraan tempur pengusung rudal Grom

Baca juga: Radar Cross Section – Salah Satu Poin Penting Untuk Jet Tempur Pengganti F-5 E/F Tiger TNI AU

Baca juga: Mistral Coordination Post – Perangkat Mobile Radar Untuk Rudal Mistral Atltas Arhanud TNI AD

Skema gelar Kobra Defence system, terlihat satu sistem radar dapat memasok informasi ke beberapa peluncur Poprad dan meriam 23 mm
Skema gelar Kobra Defence system, terlihat satu sistem radar dapat memasok informasi ke beberapa peluncur Poprad dan meriam 23 mm

Dalam Kobra Air Defence System yang diadopsi Arhanud TNI AD, output yang dihasilkan oleh Sola MMSR dilanjutkan pada unit Battery Command Vehicle berperan sebagai elemen pengendali. Battery Command Vehicle merupakan kendaraan pos pengendali baterai, perangkat ini mampu mengendalikan hingga 6 pucuk meriam secara serentak. Command Vehicle dipandu dengan alat bidik optronik yang memiliki interface dengan rudal/meriam. Kemampuan deteksi Battery Command mencapai 20 Km, dilengkapi dengan laser range finder, TV camera, dan optical direcetor. Sebagai ‘jantung’ sistem pertahanan modular, Battery Command dapat mengusung 3 sumber energi, yakni dari generator, listrik PLN, dan baterai.

Kobra Modular air defence system
Kobra Modular air defence system

Baca juga: CONTROLMaster200 – Sistem Radar Hanud Untuk Rudal Starstreak TNI AD

Kobra Command Vehicle
Kobra Command Vehicle

Sola MMSR pada dasarnya dapat di setting untuk disematkan pada beragam kendaraan, seperti Arhanud AD Polandia memasang Sola MMSR pada rantis lapis baja Zubr 4×4. Dengan sistem hidrolik bentang radar dapat disiapkan dalam waktu empat menit. Secara keseluruhan, dalam posisi siap operasi radar Sola MMSR punya ketinggian 3,5 meter dari atas permukaan tanah. Saat dipindahkan, papan radar dapat dilipat dengan cepat dan dimasukkan ke dalam kubah. Dalam operasi, radar ini dapat disiapkan oleh dua orang personel. Guna melindungi obyek vital di DKI Jakarta, komponen Kobra Air Defence System menjadi bagian kekuatan Detasemen Rudal 003 Kodam Jaya. (Haryo Adjie)

Sola MMSR pada rantis lapis baja Zubr 4x4.
Sola MMSR pada rantis lapis baja Zubr 4×4.

Baca juga: TH-5711 Smart Hunter – Radar Pemandu Rudal Paskhas TNI AU

21 Comments