Rafale-M Tiba di India, Siap Uji Coba Ski Jump untuk Beroperasi di Kapal Induk INS Vikrant

Angkatan Laut India rupanya sedang dikejar target, dimana pada 15 Agustus 2022 yang bertepatan dengan HUT Ke-75 Kemerdekaan India, dijadwalkan akan dilakukan peresmian kapal induk pertama produksi dan kebanggaan Negeri Anak Benua, INS Vikrant. Disebut dikejar target, lantaran selain tengah menyiapkan kapal dalam kondisi full operasional, AL India juga harus mencari jet tempur yang pas untuk ditempatkan di kapal induk berbobot 37.500 ton tersebut.

Baca juga:ย Gantikan MiG-29K di Kapal Induk, Angkatan Laut India Menantikan Jet Tempur HAL TEDBF

Sebagai kapal induk utama yang akan ditempati dua skadron jet tempur, komponen penempur utama masin diprioritaskan pada pesawat tempur dengan twin engine. Dan bicara twin engine fighters di AL India, saat ini tersedia adalah MiG-29K yang dioperasikan di kapal induk INS Vikramaditya.

Lagi pula untuk modernisasi alutsista, AL India ingin menyudahi secara bertahap MiG-29K, dimana ada permasalahan pada aspek pemeliharaan dan ketersediaan suku cadang.

Rafale M di Lanud Sultan Iskandar Muda. (Foto: detik.com)

Dan guna mengejar kesiapan tempur pada Agustus 2022, kini jet tempur Rafale-M (Maritime) – varian naval dari Dassault Rafale, sedang berada di naval airbase terbesar milik AL India – INS Hansa di Goa. Dikutip dari Hindustantimes.com (1/1/2022), disebutkan Rafale-M akan diuji coba di INS Hansa pada 6 Januari mendatang. Pengujian di INS Hansa dianggap penting, terutama untuk mengetahui performa Rafale-M saat lepas landas menggunakan ski-jump.

Menurut pejabat yang mengetahui pengujian tersebut, Rafale-M akan dijajal melalui uji coba intensif di fasilitas mockup ski-jump sepanjang 283 meter selama hampir 12 hari untuk menilai apakah pesawat tempur itu ideal untuk dioperasikan di INS Vikrant.

Selama ini, Rafale-M dioperasikan dari atas kapal induk nuklir Perancis Charles de Gaulle, dan seperti halnya pengoperasian pada jet tempur di AL AS, Rafale-M lepas landas mengandalkan catapult, bukan ski-jump.

Agar fair, AL India rencananya pada Maret 2022 akan mendatangkan Boeing F/A-18 E/F Super Hornet untuk diuji coba di INS Hansa. Dari fasilitasnya di AS, sebenarnya Super Hornet lebih dulu telah menjalani uji coba lepas landas dengan ski-jump, maklum Boeing juga gencar menawarkan Super Hornet untuk AL India.

Dari perhitungan awal, Rafale-M punya kans lebih besar, dimana dimensi Rafale-M lebih ringan dan lebih kecil ketimbang Super Hornet. Pun untuk tenaga, jarak jelajah dan payload senjata, Rafale-M masih lebih unggul dari Super Hornet. Belum lagi, Perancis dan India sudah punya basis produksi komponen berupa joint venture dari hasil ToT pengadaan 36 unit Rafale F3R yang digunakan AU India.

Pakar Penerbangan Angkatan Laut India mengatakan bahwa akan diperlukan modifikasi struktural pada INS Vikrant agar sesuai dengan F/A-18 ke dalam lift untuk mengangkut pesawat tempur dari hanggar ke dek penerbangan di atas karena badan pesawatnya yang relatif lebih besar.

Baca juga:ย Ditawarkan ke AL India, Boeing Uji Lepas Landas F/A-18 Super Hornet Lewat Ski Jump

Mengingat 15 Agustus 2022 tak lama lagi, ada opsi bila nantinya AL India menyewa empat sampai lima unit Rafale-M, hingga kelak INS Vikrant mengoperasikan armada jet tempurnya sendiri. (Gilang Perdana)

6 Comments