Norinco QBU-201 – Senapan Anti Material Terbaru Infanteri Angkatan Darat Cina

China North Industries Corporation (Norinco) punya nama besar sebagai manufaktur produk militer dan pertahanan dari Cina. Bicara tentang alutsista berat seperti tank, panser, roket artileri, meriam/kanon sampai senapan serbu dan mortir, telah diproduksi Norinco, bahkan beberapa produk Norinco telah digunakan oleh TNI AD dan TNI AL. Namun, jarang terdengar Norinco merilis senapan anti material untuk penembak runduk (sniper).

Baca juga: Barret M82A1 – Kenyang Pengalaman Tempur, Dipercaya Kopassus Sebagai Senapan Anti Material

Dan salah satu senapan anti material terbaru produksi Norinco adalah QBU-201, yang pertama kali diperlihatkan ke publik pada Zhuhai Airshow 2021. Dan dari postingan di media sosial, nampak QBU-201 saat ini telah digunakan secara luas pasukan infanteri Angkatan Darat Cina.

Norinco QBU-201 adalah senapan anti-material bolt action yang dirancang dan diproduksi oleh Norinco. Sebagai senjata anti material, QBU-201 mengadopsi amunisi presisi tinggi 12,7 x 108 mm yang ditempatkan dalam magasin berisi 5 peluru.

Ciri khas dari QBU-201 menggunakan desain free floating barrel, picatinny rail, dual-chamber compensator, dan shoulder stock (popor bahu) dengan peredam mundur yang dapat ditarik. Picatinny rail di bagian atas dan bawah handguard dapat memudahkan pemasangan bipod dan penggantian jenis alat bidik.

Dari lembar spesifikasi, Norinco QBU-201 punya panjang 1500 mm dengan berat senjata (tanpa amunisi) 11,4 kg. Ditilik dari dimensinya, nampak panjang QBU-201 dalam kisaran yang ideal dan ergonomis untuk postur orang Asia pada umumnya.

Baca juga: Denel NTW-20: Senapan Anti Material Taifib Korps Marinir TNI AL

Muzzle brake QBU-201 dilengkapi dengan V-shaped double-chamber brake untuk mengurangi recoil (efek hentakan) yang dihasilkan oleh senapan sniper sehingga meningkatkan stabilitas. Hal ini sepintas mirip dengan yang digunakan pada senapan anti material buatan AS M82A1 Barrett. Norinco QBU-201 punya jarak tembak efektif di jarak 1500 meter dengan akurasi sekitar 1 MOA (Minutes of Angle). (Bayu Pamungkas)

2 Comments