Mirip yang Digunakan Korps Marinir, TNI AD Gunakan Truk Ural 4320 ‘Command Post

TNI AD bisa dikatakan jarang menggunakan alutsista buatan Rusia, pun seandainya ada, itu adalah peninggalan era Uni Soviet yang didatangkan pada dekade 60-an, misalnya seperti meriam hanud S-60 57 mm yang hingga kini masih awet digunakan. Begitu juga dengan rantis (kendaraan taktis), jarang terlihat TNI AD mengoperasikan buatan dari Rusia.

Baca juga: Ural 4320 – Truk Reparasi dan Komunikasi Ranpur BMP-3F Marinir TNI AL

Namun, dari sebuah tayangan video di akun YouTube @Muhammad Yunus, memperlihatkan sosok truk Ural 4320 buatan Rusia yang ada di Bengrah (Bengkel peralatan daerah angkatan darat) Paldam II/Sriwijaya. Nampak satu unit truk Ural 4320 yang disebelahnya terdapat meriam hanud S-60 yang ditutupi kanvas.

Meski belum bisa dipastikan varian truk Ural tersebut, namum bila melihat dari tampilan bagian belakang truk, maka mirip dengan Ural 4320 yang digunakan oleh Resimen Kavaleri 2 Korps Marinir TNI AL. Dimana Ural 4320 pada Menkav 2 Korps Marinir berperan sebagai kendaraan bengkel dan reparasi untuk ranpur amfibi BMP-3F. Selain itu, Ural Repair Shop ini juga dilengkapi alat komunikasi yang kompatibel dengan perangkat komunikasi yang terdapat di tank BMP-3F.

Ural 4320 Marinir selalu digunakan dalam latihan dan operasi tempur, kerap juga dimanfaatkan untuk memantau pergerakan tank dan mengawasi BMP-3F saat latihan menembak. Nah, melihat keberadaan truk Ural 4320 di asenal Kodam Sriwijaya, bukan tak mungkin bila adanya truk ini terkait dengan fungsi baterai pada meriam hanud S-60.

Lepas dari apa pastinya peran dari Ural 4320 di Paldam II/Sriwijaya, yang jelas Rusia memang pernah secara resmi menawarkan truk ini pada ajang Indo Defence 2018. Truk berlabel Ural 432007-31 6×6 hadir dalam demo statis dan langsung diboyong dari Rusia.

Truk dengan bobot penuh 15.470 kg ini sanggup membawa payload seberat 6 ton. Dalam spesifikasi yang dibawa ke Indo Defence 2018, disebutkan truk Ural ini disokong mesin diesel YMZ-238M2T dengan 8 silinder. Sistem pendingin mesin mengusung tipe cair, closed loop, radiator dan expansion tank. Sementara level percepatan terdiri dari five speed dengan pangaturan manual.

Dari performa, Ural 4320 dapat melaju sampai kecepatan maksimum 82 km per jam. Kapasitas tangki bahan bakar internal yang dapat dibawa adalah 300 liter, auxiliary tank 60 liter, dan 2 jerry can masing-masing 20 liter dan 10 liter.

Guna menghadapi medan berat, Ural 4320 dapat menanjak sampai kemiringan 31 derajat, dan melitansi halangan setinggi 0,55 meter. Ural 4320 dapat melintasi genangan sedalam 1,7 meter. Khusus untuk melewati parit, bentang parit 0,6 meter dapat dilalui truk ini dengan mudah. Menghadapi medan off road, di bagian depan tersedia winch dengan kapasitas 10 – 11 ton dengan kabel baja sepanjang 60 meter. (Gilang Perdana)

3 Comments