Leopard 1A5 – MBT Gaek dari Era Perang Dingin, Layakkah Berhadapan dengan MBT Rusia?

Sebagai komitmen bantuan persenjataan ke Ukraina, negara-negara Eropa akan memasok Main Battle Tank (MBT) dalam jumlah besar ke Ukraina. Dalam jumlah yang disebut mencapai ratusan, selain beberapa unit berasal dari jenis MBT Leopard 2A4, namun, yang lebih besar adalah varian lawas, yakni Leopard 1, khususnya Leopard 1A5.

Baca juga: Termasuk Jerman, Enam Negara Eropa Sepakat Kirim MBT Leopard 2 ke Ukraina, Inilah Rinciannya

Dikutip dari Bulgarianmilitary.com, Pemerintah Jerman telah mengumumkan pemberian izin kepada perusahaan pertahanan Rheinmetall dan Flensburger Fahrzeugbau Gesellschaft mbH (FFG) untuk memasok Ukraina dengan 187 unit MBT Leopard 1.

Rheinmetall akan mentransfer 88 unit, dan 99 unit lainnya akan datang dari FFG. Pada saat yang sama, Ukraina akan menerima tank pertama tidak lebih awal dari pertengahan tahun ini, jumlah pastinya tidak ditentukan.

Publikasi mencatat bahwa banyak MBT Leopard 1 memerlukan perbaikan, dan tidak jelas apakah mungkin untuk menggunakan seluruh batch di medan perang atau jika beberapa peralatan akan digunakan untuk suku cadang.

Sebelumnya, surat kabar Handelsblatt melaporkan bahwa Jerman dapat memasok hingga 160 unit Leopard 1 ke Ukraina dari stok. Namun, belum diketahui kapan tank tersebut siap sepenuhnya untuk diberangkatkan. Beberapa di antaranya dalam kondisi buruk. Komponen mereka dapat digunakan (kanibal) untuk memperbaiki tank Leopard lainnya.

MBT Leopard dipercaya sebagai tank terbaik di dunia yang mampu menandingi MBT T-80 dan T-90 Rusia. Namun, itu untuk Leopard 2, dan bukan Leopard 1. Namun, terlepas dari kontroversi yang kadung mengemuka, menarik untuk dilihat sekilas tentang MBT Leopard 1A5, yang kelak akan diboyong ke medan perang Ukraina.

Dari sejarahnya, MBT Leopard 1 dikembangkan oleh Krauss-Maffei Wegmann untuk memenuhi persyaratan Angkatan Darat Jerman dan setelah uji coba dengan kendaraan prototipe, MBT kemudian diterima untuk digunakan pada tahun 1963. Produksi pertama Leopard diserahkan kepada Angkatan Darat Federal Jerman pada bulan September 1965.

Pada tahun 1980, sebuah program penelitian dilakukan untuk mempelajari perbaikan lebih lanjut pada Leopard 1, melengkapinya dengan sistem pengendalian tembakan yang benar-benar modern dan sistem penglihatan malam/cuaca buruk yang sepenuhnya efektif. Keputusan dibuat untuk mendasarkan upgrade pada model sebelumnya, yang tidak lagi kompetitif.

Leopard 1A5 adalah versi upgrade dari MBT Leopard 1A1A1 buatan Jerman yang merupakan varian upgrade pertama dari tank Leopard yang mulai dioperasikan militer Jerman

Kubah Leopard 1A5 telah dimodifikasi untuk menyimpan semua peralatan baru, serta untuk memindahkan lebih banyak amunisi ke bagian belakang kubah, berlawanan dengan sisi kiri pengemudi tempat sebelumnya disimpan.

Baca juga: Yunani Alami Kebakaran Hutan Hebat, MBT Leopard 1 Diterjunkan ke Titik Api

MBT Leopard 1A5 juga dapat dilengkapi dengan panel lapis baja polikarbonat (Lexan) yang dipasang dengan baut, yang telah meningkatkan efektivitas lapis baja tersebut. Leopard 1A5 pertama yang dimodifikasi dikirim pada awal 1987.

Sejatinya, sejak 25 April 2022, Rheinmetall telah meminta Pemerintah Jerman untuk mengirimkan 88 unit MBT Leopard 1A5 ke Ukraina. Pada 1 Februari 2023, situs web Denmark “OLFI” mengumumkan bahwa Denmark berencana untuk menyumbangkan 20 unit Leopard 1A5 yang di-upgrade ke Ukraina. Menurut pernyataan bersama yang diterbitkan oleh Menteri Pertahanan Denmark, Jerman, dan Belanda pada 7 Februari 2023, Denmark, Jerman, dan Belanda mengumumkan pasokan 100 unut MBT Leopard 1A5 yang diperbarui ke Ukraina.

Senjata utama Leopard 1A5 adalah meriam 105 mm Royal Ordnance L7A3 L/52 dengan 13 munisi di kubah dan 42 munisi in lambung tank. Sedangkan senjata sekundernya ada 2 × 7,62 mm MG 3 atau FN MAG coaxial dan pada hatch komandan, yang kapasitas munisinya 5.500 peluru.

Baca juga: MBT ‘Tua’ Leopard 1A5 Dipasangi Meriam Cockerill 3105, Lebih Perkasa dan Bobot Lebih Ringan

Dengan bobot tempur 40 ton, Leopard 1A5 ditenagai mesin diesel MTU MB 838 Ca M-500, 10-cylinder multifuel yang menghasilkan tenaga 830 hp pada 2.200 rpm. Kecepatan maksimum Leopard 1A5 di jalan raya mencapai 65 km per jam, dan dapat menjelajah 600 km di jalan raya dan 450 km di jalan off-road.

Meski pamor Leopard 1 telah tergeser oleh Leopard 2 series, namun populasi MBT ini masih lumayan banyak. Terkhusus pada varian Leopard 1A5, hingga kini masih dioperasikan penuh oleh Angkatan Darat Brasil (250 unit), Chili (202 unit), Ekuador (60 unit) dan Yunani (501 unit). (Gilang Perdana)

9 Comments