Kumpulkan Data Intelijen, Boeing RC-135U Combat Sent Nekad Terbang Dekat Pangkalan Utama AL Cina di Pulau Hainan

Tanpa banyak diketahui oleh banyak pihak, pada tanggal 7 Mei 2024, sebuah pesawat intai Angkatan Udara AS (USAF) telah melakukan penerbangan yang terbilang nekad, yakni terbang di sepanjang garis pantai Provinsi Guangdong, Pulau Hainan dan sekitar Kepulauan Paracel, yang mana pada lintasan penerbangan tersebut terdapat Pangkalan Angkatan Laut Cina Yulin-Sanya yang sensitif di Pulau Hainan, termasuk keberadaan pangkalan kapal selam strategis Angkatan Laut Cina.

Baca juga: Foto Satelit – Cina Perluas Dermaga Kapal Selam di Pulau Hainan, Menghadap Laut Cina Selatan

Meski belum ada protes dari pihak Beijing (karena terbang masih di luar teritorial Cina), aksi penerbangan dari Boeing RC-135U telah dilaporkan oleh militer Cina. Apa yang dilakukan RC-135U Combat Sent sudah bisa ditebak, yakni mengumpulkan data intelijen teknis seperti sinyal radar.

RC-135U Combat Sent dirancang untuk mengumpulkan intelijen teknis pada sistem pemancar radar musuh. Menemukan dan mengidentifikasi sinyal radar darat, laut, dan udara milik militer asing. RC-135U Combat Sent mengumpulkan dan memeriksa setiap sistem dengan cermat, memberikan analisis strategis bagi para pengambil keputusan.

Data yang dikumpulkan disimpan untuk analisis lebih lanjut oleh komunitas intelijen. RC-135U Combat Sent tersebar di seluruh dunia dan digunakan dalam masa damai dan operasi darurat. Fitur yang ada di Combat Sent secara garis besar mencakup peralatan komunikasi meliputi radio frekuensi tinggi, frekuensi sangat tinggi, dan frekuensi ultra tinggi.

Peralatan navigasinya mencakup radar navigasi darat, sistem Doppler solid state, dan sistem navigasi inersia yang menggabungkan pengamatan langit dan Global Positioning System data.

RC-135U Combat Sent juga dapat dikenali dari susunan antenanya yang khas di “dagu” (bawah radome) dan ujung sayap, fairing pipi yang besar, dan ekor yang memanjang. Awaknya terdiri dari dua pilot, satu navigator, dua teknisi sistem lintas udara, dan minimal 10 petugas peperangan elektronik, atau enam atau lebih spesialis elektronik, teknis, dan area.

Sejauh ini hanya ada dua pesawat Combat Sent dalam inventaris Angkatan Udara AS dan keduanya ditugaskan ke 55th Wing di Offutt Air Force Base di Nebraska. RC-135U diawaki oleh awak dari 45th Reconnaissance Squadron dan 97th Intelligence Squadron.

Mulai dioperasikan sejak April 1964, RC-135U dilengkapi dengan sistem pengisian bahan bakar di udara (air refueling), sehingga memberikan jangkauan terbang tak terbatas. (Bayu Pamungkas)

Spesifikasi Boeing RC-135U Combat Sent
Primary function: Electronic intelligence reconnaissance and surveillance
Power Plant: Four CFM International F108-CF-201 high bypass turbofan engines
Thrust: 21,600 pounds per engine
Wingspan: 41,4 meter
Length: 42,6 meter
Height: 12.7 meter
Weight: 75,160 kilogram
Maximum Takeoff Weight: 135.626,4 kilogram
Fuel Capacity: 58.967 kilogram
Speed: Mach 0,66
Range: 4.000 nautical miles
Ceiling: 10.668+ meter

Terbang Dekati Pulau Hainan, P-8A Poseidon AL AS Dilengkapi Radar Intai Canggih AN/APS-154 Advanced Airborne Sensor

2 Comments