Korps Marinir Korsel Gunakan Rudal Spike-NLoS di Rantis SandCat

Nama Spike-NLoS (Non Line of Sight) sebagai rudal anti tank sudah demikian tersohor dan salah adopsi yang cukup dikenal adalah penempatannya pada platform rantis (kendaraan taktis). Setelah militer Israel memasang Spike-NLoS pada rantis Tomcar TE 4×4, dari belahan Asia Timur, rudal besutan Rafael Advanced Defense Systems ini rupanya juga digunakan oleh Korps Marinir.

Baca juga: Tomcar TE 4×4 – Rantis Serbu Mungil Pengusung Delapan Rudal Spike-NLoS

Korps Marinir Korea Selatan diketahui sejak tahun 2013 telah menggunakan rudal Spike-NLoS dengan platform rantis SandCat 4×4. Seperti halnya Spike-NLoS, maka rantis SandCat juga buatan manufaktur Israel, Plasan. Dirancang sejak tahun 2004, Sandcat terbilang rantis yang populer, selain digunakan di internal Israel, SandCat juga dipercaya sebagai rantis lapis baja bagi satuan elite kepolisian (SWAT) di Amerika Serikat.

Dikutip dari armyrecognition.com, disebutkan Korps Marinir Korea Selatan menerima 4 unit SandCat dan 67 rudal Spike-NLoS pada pengadaan tahun 2013. Bobot keseluruhan sistem Spike-NLoS yang terdiri dari delapan rudal adalah 1.350 kg. Sistem rudal ini dapat diarahkan dengan mudah ke sasaran, bahkan tanpa dukungan GPS sekalipun.

Penempatan Spike-NLoS pada SandCat tidak memerlukan modifikasi apa pun untuk pemasangan peluncur Spike-NLoS. Pihak Rafael menjelaskan bahwa desain peluncur dibuat modular agar dapat dengan mudah menyesuaikan dengan rantis/ranpur yang menjadi platformnya.

Spike-NLoS mulai diproduksi sejak 1997, rudal ini punya jarak tembak efektif 25 km dan bobot rudal adalah 71 kg. Rudal ini dapat diluncurkan dari permukaan dan helikopter. Saat pertama meluncur, Spike-NLoS menggunakan pemandu serat optik, namun setelah 8 km sistem pemandu rudal akan berganti ke radio data link.

Baca juga: Selain Dibekali Torpedo, Helikopter AW159 Wildcat AL Filipina Juga Dilengkapi Rudal Spike

Sekilas tentang rantis SandCat, light armoured vehicle ini ditenagai mesin diesel V8 power stroke 6.7 L. Dengan payload 2,1 ton, SandCat dapat melaju dengan kecepatan 110 km per jam dan jarak jelajag normal sampai 550 km. Seperti halnya rantis lapis baja 4×4, SandCat hadir dalam beragam varian. Tak kurang dari 1.000 unit SandCat telah diproduksi sejak tahun 2004. (Bayu Pamungkas)

17 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *