Seputar DSEI 2019Klik di Atas

Kalashnikov Perkenalkan Motor Trail Tempur Bebas Bising

Sepeda motor telah menjadi kebutuhan bagi mobilitas pasukan elite untuk melibas medan berat, dari beragam jenis sepeda motor untuk aksi militer, model motor trail menjadi yang paling diunggulkan sampai saat ini. Namun dibalik kehandalan sosok motor trail, bunyi bising dari mesin dan knalpot menjadi ‘tantangan’ tersendiri, maklum pergerakan pasukan elite membutuhkan wahana yang tak hanya handal, tapi juga lebih senyap akan lebih baik, terlebih untuk misi surveillance.

Baca juga: Kawasaki D-Tracker 250 – Kuda Besi Tunggangan Pasukan Infanteri Pengaman Ibu kota

Berangkat dari kebutuhan akan sosok handal motor trail, namun harus senyap (silent) laksana sepede listrik (selis), mendorong pabrikan senjata kondang asal Rusia, Kalashnikov untuk memperkenalkan prototipe motor trail khusus kebutuhan pasukan khusus. Prototipe yang masih dalam tahap uji coba ini belum lama telah diperkenalkan di ajang International Military Technical Forum – Army 2017, pameran persenjataan di Moskow Rusia yang berlangsung 22 – 27 Agustus 2017.

Dalam wujud yang prototipe, motor tempur ini dirancang melahap medan berat, terutama untuk membantu pasukan melaksanakan misi pengintaian dan penyerbuan (raid). Motor tempur lansiran Kalashnikov ini murni elektrik, artinya tidak membutuhkan bahan bakar bensin, sebagai gantinya motor ini mendapatkan energi dari proses charging untuk mengisi baterainya.

Merujuk ke situs resmi, motor untuk pasukan elite ini punya kecepatan maksimum 80 km per jam, dan dalam kondisi baterai full, motor dapat menjelajah sampai 100 – 150 km. Disebutkan pula, uji coba tahap pertama motor dengan daya maksium 15 Kw ini telah berhasil dilalui, setelah sebelumnya Kalashnikov merilis varian motor sejenis untuk kebutuhan kepolisian Rusia.

Baca juga: Yamaha FZ1 – Moge “Streetfighter” Andalan Paspampres

Charging station untuk motor tempur Kalashnikov.

Untuk mendukung operasional prajurit, pada bagian belakang motor telah disiapkan folding cargo untuk penyimpanan beragam perangkat pendukung, kemudian pada bagian stang juga disematkan dudukan khusus untuk meletakkan senapan serbu, dan modular lightweight load-carrying equipment (MOLLE) untuk penyimpanan amunisi, peralatan individual, makanan/air, radio, perlengkapan lainnya.

Dudukan untuk senapan serbu pada stang.

Dalam suatu presentasi, pihak Kalashnikov menyebut bahwa pengoperasian motor senyap ini akan lebih efektif bila personel pengemudi dilengkapi night vision goggles.

Baca juga: IMZ Ural 650 Sidecar – Ini Dia! Sepeda Motor Intai Tempur Korps Marinir TNI AL

Sementara dari kubu seberang, yakni Amerika Serikat, juga tak mau kalah dalam pengembangan motor trail senyap. Dibawah proyek “Sient Hawk” sejak April 2014, Logos Technologies telah mendapatkan dana pengembangan dari DARPA (Defense Advanced Research Projects Agency) untuk pembuatan prototipe motor trail senyap untuk kebutuhan pasukan elite AS. Secara prinsip Silent Hawk mirip-mirip dengan motor senyap dari Kalashnikov, namun Silent Hawk disebut-sebut mengadopsi teknologi hybrid electric.

Silent Hawk

Artinya selain bisa di charge ala smartphone, Silent Hawk bisa mendapatkan tenaga dari bahan bakar bensin. Hebatnya lagi beragam jenis bahan bakar bisa diminum, mulai dari bensin, avtur JP-5, JP-8, Jet-A1, propane, dan AVGAS. Penasaran dengan Silent Hawk? lebih detail akan kami kupas di artikel selanjutnya. Yang jelas, pengembangan motor tempur berkemampuan senyap, cepat atau lambat diyakini akan diadopsi juga oleh pasukan elite Indonesia. (Haryo Adjie)

14 Comments