Hantam MBT T-72, Inggris Sukses Uji Tembak Perdana Rudal Jelajah Spear 3 dari Eurofighter Typhoon

Mengambil lokasi di Vidsel Test Range, Swedia, sebuah jet tempur Eurofighter Typhoon dari Skadron 4 Angkatan Udara Inggris (Royal Air Force) berhasil melakukan uji tembak perdana prototipe rudal jelajah udara ke permukaan Spear 3 dengan sasaran berupa Main Battle Tankl (MBT) T-72M1.
Baca juga: Inggris Akuisisi Rudal Jelajah Spear 3 untuk Armada Jet Tempur F-35B
Uji tembak perdana Spear 3 merupakan hasil kerja sama antara Kementerian Pertahanan dan Angkatan Udara Inggris. Uji coba tersebut menandai pertama kalinya Spear 3 mengenai sasaran, menunjukkan kemampuannya untuk bernavigasi secara otonom dan menyerang dengan presisi menggunakan teknologi pencari radar yang canggih.
Spear 3 mampu menargetkan ancaman sejauh lebih dari 100 km, dengan sasaran berupa sistem pertahanan udara, kapal permukaan, kendaraan lapis baja, dan platform yang bergerak cepat.

Dirancang oleh MBDA UK, Spear 3 dipersiapkan untuk diintegrasikan sebagai arsenal senjata pada armada jet tempur stealth F-35B Inggris. Namun, proses izin untuk menggunakan Spear 3 pada F-35B diperkirakan tidak akan tuntas sebelum tahun 2028, penundaan yang dapat membatasi penyebarannya dalam waktu dekat.
Program Spear 3 yang masuk kategori small cruise missile merupakan bagian dari investasi Kementerian Pertahanan senilai £6,5 miliar dalam pengembangan senjata Inggris selama dekade berikutnya, yang mencakup proyek seperti Brimstone, Sea Viper, dan Storm Shadow.

Dari spesifikasi, Spear 3 punya bobot 100 kg dan beroperasi mengandalkan sistem pemandu radar, infrared serta laser homing. Dengan mesin turbojet TJ-150, rudal dengan panjang 1,8 meter ini dapat melesat sejauh 140 km dengan kecepatan high subsonic.
Spear 3 secara kasat mata dan konseptual sangat mirip dengan Small Diameter Bomb 2 (GBU-53/B Stormbreaker) buatan AS, tetapi dengan satu perbedaan besar, Spear 3 ditenagai mesin turbojet TJ150.
Birleşik Krallık, yeni nesil mini seyir füzesi SPEAR-3 için ilk test atışını gerçekleştirdi.
🚀 İsveç’teki Vidsel test sahasında, bir Typhoon savaş uçağından fırlatılan füze, otonom hedefleme ve hassas vuruş kabiliyetini başarıyla kanıtladı.
MBDA tarafından geliştirilen… pic.twitter.com/6UoY1YRXGD
— SavunmaTR (@SavunmaTR) November 17, 2024
Dalam sekali terbang, satu unit F-35B Lightning II yang punya kemampuan SVTOL (Short Vertical Take-off and Landing) dapat membawa sampai delapan rudal Spear 3 di dalam internal weapon bay, bahkan bisa ditambah lagi pada cantelan sayap, dengan konsekuensi efek stealth F-35B akan berkurang. (Bayu Pamungkas)
Angkatan Laut AS Integrasikan F/A-18 Super Hornet dengan ‘Bom Pintar’ StormBreaker


