Hancurkan Drone Udara dan USV Kamikaze, Rusia Luncurkan “Archangel” – Interceptor Drone Hybrid yang Bisa Dilepaskan dari MiG-29

Guna menetrasilir serangan drone udara dan drone laut (Unmanned Surface Vehicle/USV) kamikaze dari Ukraina, pengembang pertahanan Rusia telah menciptakan jenis drone pencegat (interceptor drone) First Person View (FPV) Archangel.
Mikhail Filippov, kepala proyek pengembangan Archangel, melaporkan bahwa drone pencegat ini adalah jenis drone hibrida (hybrid) yang lepas landas secara vertikal dengan empat buah rotor, lalu beralih ke ‘wing mode’ dan terbang seperti roket. Archangel disebut punya jangkauan 50 km, sementara kecepatannya dapat mencapai 280-350 km per jam.
Archangel dirancang untuk melesat jauh lebih cepat daripada drone kamikaze standar, yang biasanya terbang dengan kecepatan 70-120 km per jam. Jangkauan drone akan berkurang pada level kecepatan maksimum.
🤔 The Russians has created Archangel interceptor drones to destroy UAVs and naval drones.
It is claimed that the drone exists in 4 modifications, develops a speed of up to 350 km/h and has a range of 50 km.
Equipped with a warhead from 650 to 2,500 grams. pic.twitter.com/2gV8TTKpIE
— MAKS 25 🇺🇦👀 (@Maks_NAFO_FELLA) August 11, 2025
Pengembang Archangel mengklaim bahwa kecepatan tinggi drone tersebut secara signifikan mengurangi kerentanannya terhadap tembakan senjata ringan, dengan menyatakan bahwa “secara fisik mustahil untuk menembak jatuhnya.”
Drone kamikaze ini tercatat dapat digunakan untuk melawan kendaraan lapis baja ringan dan menara komunikasi yang dilengkapi peralatan. Pada saat yang sama, disebutkan bahwa drone kamikaze ini akan berfungsi sebagai drone antipesawat untuk melawan drone jarak jauh Ukraina.

Secara umum drone pencegat ini dapat disiapkan dalam empat modifikasi, dan guna memaksimalkan daya hancur, Archangel dibekali hulu ledak dengan kisaran berat 650 – 2.500 gram.
Archangel dapat diluncurkan dari darat, laut, atau udara, termasuk dari pesawat tempur. Sebuah video dari “Project Archangel” menunjukkan drone pencegat ini dipasang di bawah sayap pesawat tempur MiG-29SMT, meskipun metode operasionalnya masih belum begitu jelas.
Tidak ada informasi publik yang terperinci mengenai dimensi dan berat total spesifik dari drone Archangel FPV Rusia ini. Hal ini karena drone ini dikembangkan sebagai bagian dari proyek sukarela (volunteering project) yang berfokus pada produksi dan modifikasi drone FPV untuk penggunaan militer, bukan sebagai produk komersial standar.
Oleh karena itu, spesifikasi seperti dimensi dan berat dapat bervariasi tergantung pada konfigurasi spesifik, jenis muatan, dan modifikasi yang dilakukan oleh para sukarelawan. (Gilang Perdana)
Hadapi Drone Kamikaze, Angkatan Darat AS Borong Coyote Block 2 Loitering Munition Interceptors



min, aku mau nanya agak ngasal nih, aku lihat sponsor Rosoboronexport + kh-35 berarti bisa cod buat tahun baru ngga min? siapa tau aja
Kita amini saja, segala sesuatu mungkin saja terjadi 🙂