Gantikan Sentinel Class, Singapura Pesan Empat Unit OPV 86M dari Jerman

Meski luas perairannya sangat terbatas, namun otoritas keamanan dan pertahanan Singapura menjadi yang terdepan dalam melindungi teritori laut, yang salah satunya diperlihatkan dengan akuisisi kapal patroli yang tercanggih di kelasnya. Seperti belum lama ini Kementerian Pertahanan Singapura – (Mindef) telah menandatangani kontrak dengan pembuat kapal Jerman Fassmer untuk pengadaan empat unit kapal patroli lepas pantai – offshore patrol vessel (OPV) generasi terbaru.

Baca juga: AL Singapura Refurbish Kapal Patroli Fearless Class Menjadi Sentinel Class, Siap Ronda Selat Malaka

Dari siaran pers Kementerian Pertahanan Singapura (20/11/2023), disebutkan OPV tersebut akan menggantikan empat unit armada Sentinel class Maritime Security and Response Vessel (MSRV) milik Angkatan Laut Republik Singapura (RSN). Sentinel class sebelumnya dikenal sebagai kapal patroli cepat Fearless class yang di-refurbish.

Kementerian Pertahanan Singapura belum memberikan rincian lebih lanjut mengenai OPV yang ditandatangani, namu menambahkan bahwa kapal tersebut didasarkan pada desain OPV yang telah terbukti dioperasikan oleh Bundespolizei (Kepolisian Federal Jerman).

OPV terbaru ini juga telah dirancang dengan kemampuan manuver yang tinggi untuk beroperasi di perairan Singapura yang padat dan dilengkapi dengan serangkaian kemampuan mematikan dan tidak mematikan untuk memberikan fleksibilitas dan respons terkalibrasi terhadap spektrum ancaman maritim yang luas.

Meski belum ada keterangan resmi dari Fassmer, namun bila merujuk pada kapal patroli yang digunakan Bundespolizei Jerman dan diproduksi oleh Fassmer, maka merujuk pada OPV dengan panjang lambung 86 meter. Kapal ini beroperasi saat Potsdam class dan empat unit OPV Bundespolizei Jerman ditugaskan antara Juli 2019 dan Juni 2023.

(Sentinel class RSN)

Kapal berlambung baja ini berbobot sekitar 1.900 ton dan didukung oleh dua mesin diesel Wärtsilä 12V26 dan dua motor listrik 600 kW yang menggerakkan dua baling-baling pitch yang dapat dikontrol. OPV ini juga dilengkapi dengan dua pendorong busur berkekuatan 350 kW untuk meningkatkan kemampuan manuver, terutama dalam malakukan manuver di pelabuhan.

Untuk aspek persenjataan, kuat dugaan OPV terbaru yang akan dibuat di Jerman ini akan mengacu pada standar yang ada pada Sentinel class, yakni terdapat meriam OTO Melara 76 mm pada haluan, kanon Typhoon kaliber 25 mm pada buritan dan senapan mesin sedang kaliber 7,62 mm dan senjata non lethal berupa Long Range Acoustic Device and Laser Dazzler System.

Baca juga: “Bikin Iri,” Singapura Pensiunkan (Lagi) Tiga Unit Kapal Patroli Fearless Class

Keunggulan desain OPV buatan Jerman dilengkapi dengan dek untuk helikopter ukuran sedang, sementara Sentinel class tidak memiliki fasilitas dek helikopter. Keempat OPV buatan Jerman akan dikirimkan secara bertahap mulai tahun 2028, sementara Sentinel class akan tetap beroperasi sampai OPV dikirimkan dan dioperasikan. (Gilang Perdana)

2 Comments