C-130H-30 Hercules TNI AU Angkut MATC 8100 Tower

(Skadron Udara 31)

Sejatinya tak ada yang baru dari dua alat utama TNI AU di foto ini, yang satu adalah pesawat angkut C-130 Hercules dari Skadron Udara 31 Lanud Halim Perdanakusuma, sedangkan satunya lagi, yang akan dimasukkan ke dalam ruang kargo C-130 adalah MATC 8100 Tower, yakni menara ATC mobile. Keduanya sudah lama dioperasikan TNI AU, tapi yang menarik adalah unggahan foto yang terbilang jarang.

Baca juga: C-130 Hercules TNI AU Angkut Helikopter AS365 N3 Dauphin, Sebelumnya ‘Dilakukan’ US Coast Guard

Dari postingan foto di akun Instagram Skadron Udara 31 – officialskadronudara31, diperlihatkan proses loading MATC 8100 ke ruang kargo C-130H-30. Tidak disebutkan waktu dan lokasi pengambilan foto itu dilakukan. Namun, foto tersebut membuktikan aspek mobilitas MATC 8100 Tower yang dapat dengan cepat suatu waktu di deploy oleh TNI AU ke pangkalan aju.

Sebagai wahana pengangkut adalah C-130H-30, yang tak lain adalah varian bodi panjang. Indonesia sendiri bukan yang pertama dalam deployment MATC 8100 Tower dengan C-130 Hercules. Pada musibah musibah gempa yang diikuti tsunami di NAD (Nanggroe Aceh Darussalam) pada 26 Desember 2004, C-130 Angkatan Udara Singapura telah diterbangkan dengan membawa muatan ATC mobile, tak lain karena gempa dahsyat ikut merusak beberapa fasilitas di Bandara Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh.

Selain landasan, salah satu yang rusak berat adalah fasilitas menara ATC. Padahal ATC sangat diperlukan guna memandu lalu lintas udara untuk dukungan logistik pasca bencana. Secara keseluruhan, dimensi unit MATC 8100 punya panjang 10,4 meter, lebar 2,5 meter, tinggi 2,5 meter, dan berat 12,5 ton.

Dalam mobilitasnya, MATC 8100 dirangkai dalam platform trailer dan ditarik truk Iveco. Beberapa perangkat yang terdapat pada ATC mobile mencakup dukungan komunikasi dan navigasi penerbangan, seperti radio VHF, UHF, V/UHF, HF transceiver, timing system GPS, dan sistem perekaman hingga 100 ribu jam.

MATC 8100 juga dilengkapi perangkat meteorologi AWOS yang menampilkan data arah angin, kecepatan, tekanan, suhu, kelembaban, dan titik embun. Sebagai perlengkapan tambahan, mobile ATC ini dapat pulan diintegrasikan dengan radar ADS-B, Tactical VHF (30/88 Mhz), Satcom, dan emergency landing lighting beacon system.

Baca juga: MATC 8100 Tower – Menara ATC Mobile Untuk Dukungan Operasi Taktis TNI AU

Dengan sudut pandang menara 360 derajat, ketinggian menara mobile ini dapat disesuaikan, maksimal 8,75 meter. Dalam kompartemen, dapat dimuati sampai tujuh personel, termasuk operator pemantau radar. Namun bila tanpa petugas radar, kru MATC umumnya tiga orang saja. Untuk menunjang kenyamanan, kompartemen telah dilengkapi dengan penyejuk udara (AC). (Gilang Perdana)

5 Comments