Belum Bisa ‘Lupakan’ Panhard VBL, Perancis Justru Genjot Produksi Varian Upgrade VBL Ultima
|Meski Kementerian Pertahanan Perancis telah mengorder Nexter Serval, rupanya Angkatan Darat Perancis belum bisa begitu saja lepas dari sosok ranpur lapis baja ringan – Panhard VBL (Véhicule Blindé Léger) 4×4. Selain stoknya yang masih mencapai ratusan unit, Panhard VBL yang telah dioperasikan 30 tahun sudah punya predikat battle proven dan sukses dioperasikan di banyak palagan dunia.
Baca juga: Nexter Serval – Inilah Pengganti Rantis Panhard VBL yang Legendaris
Alih-alih untuk memensiunkan, ada kabar bahwa varian upgrade Panhard VBL Ultima justru akan digenjot produksinya. Dikutip dari Janes.com (28/1/2021), disebutkan upgrade VBL Ultima akan dilanjutkan oleh Arquus berdasarkan kontrak yang telah disepakati pada tahun 2017. Sebelum proses upgreade massal dijalankan, Arquus telah membuat empat unit prototipe.
Oleh Arquus, bagian lambung VBL akan dipreteli di fasilitas Arquus Marolles-en-Hurepoix dan konsol senjata yang dipasang di atap dilepas. Tahap berikutnya, ranpur dikirim ke fasilitas Arquus di Fourchambaut (Nievre) di mana setiap perbaikan dilakukan, seperti mengelas atau mengganti jendela yang rusak. Titik pemasangan pelindung di lambung juga akan meningkatkan proteksi pada awaknya. Lambung yang telah diperbaharui kemudian dikirim kembali ke Marolles-en-Hurepoix untuk perakitan akhir dan pengujian sebelum akhirnya diserahkan ke Angkatan Darat Prancis.

Arquus mengatakan jalur produksi VBL Ultima telah disiapkan di pabrik Saint-Nazaire, meski begitu Arquus menolak untuk mengatakan berapa tingkat produksinya.
Upgrade VBL Ultima mencakup penggantian powerpack, yang aslinya menggunakan mesin diesel 4 silinder turbocharged Peugeot XD 3T (95 hp), plus transmisi otomatis ZF yang memberikan kecepatan maksimum hingga 95 km per jam. Kemudian semua itu diganti dengan mesin diesel PSA DW10F yang menghasilkan tenaga 130 hp yang digabungkan dengan transmisi otomatis Mercedes anyar untuk memberikan kecepatan yang lebih tinggi.

Baca juga: Panhard VBL 4×4 – Ranpur Lapis Baja Ringan Kompi Kavaleri TNI AD
Sebagai informasi, Panhard VBL yang juga dioperasikan oleh Kompi Kavaleri TNI AD ini, telah digunakan oleh 16 negara, dalam hal ini pengguna terbesar adalah AD Perancis. Sampai Juni 2019 diperkirakan ada 1.446 unit VBL dalam beberapa varian yang dipakai AD Perancis.
Dari jumlah tersebut, 800 unit di antaranya kini sedang di-upgrade menjadi varian Ultima. 50 unit VBL Ultima kabarnya kini sudah siap untuk diserahkan ke penggunanya. Berbeda dengan varian sebelumnya, VBL Ultima hadir dengan menghilangkan kemapuan amfibinya. (Gilang Perdana)
Kalau gak mau kena RPG harus dipasangi NOS jadi bisa langsung ngebut atau pakai proteksi ARENA atau TROPHI, sekalian chaff dan flare kaya di pesawat
Kena RPG selesai sudah
Jika takut RPG gunakan PSBB, prajurit kavalerinya setelah full gear standby saja WFH dirumah, bertugas dan bertempur dari dalam rumah
Sebenarnya bisa aja sih dari rumah, pakai drone bisa dikendalikan dari rumah.
Ya semua alutsista pasti ada antidotnya lah.
sehebat apapun alutsista itu pasti selalu ada titik kelemahannya mau itu tank terkuat didunia kalo kena rudal hellfire, ya salamm…
Saya mau bukti kalai tomhawk bisa hancurkan tank
Masih jauh lebih hebat buatan Kamaz Rusia yaitu BPM 97. Memang buatan Rusia selalu terbaik. Layaknya Vodka Martini Rusia yg selalu mendonia.
Apanya yang hebat? Dibeli Indonesia aja nggak…
Min,berapa jumlah Panhard VBL milik TNI ad ?
Sangat disayangkan kemampuan amfibi vbl ultima dihilangkan apalagi jika ranpur akan digunakan diwilayah berair spt danau,rawa,sungai ataupun wilayah yg sdg mengalami banjir.
Perancis biasanya pake buat operasi di afrika spt di mali dan timbuktu………🤷