Viral: UAC Rilis Foto Prototipe Jet Siluman Su-75 Checkmate Bersama Su-57 Felon

Debutnya seolah tenggelam ketika Rusia larut dalam perang Ukraina, namun, bukan berarti program jet tempur stealth Sukhoi Su-75 Checkmate terlupakan. Sebuah foto belum lama ini viral di media sosial, setelah diposting di saluran resmi Telegram milik United Aircraft Corporation (UAC). Foto Su-75 menunjukkan pesawat tersebut berada di samping “kakak”-nya, jet tempur siluman generasi kelima bermesin ganda Su-57.
Penampakan ini kemungkinan besar adalah prototipe pertama yang sebenarnya. Semua pengungkapan Su-75 sebelumnya hanya berupa model skala penuh (full scale mock-up).
Meskipun teks dari UAC yang menyertai foto tidak menyebutkan status kesiapan pesawat, namun analis menyoroti fitur unik pada desain ekornya, yakni ekor-V (V-tail), Su-75 menggunakan desain ekor-V dengan permukaan miring yang menggantikan sirip vertikal tradisional (sirip tegak) dan stabilisator horizontal. Desain ekor-V berfungsi menggabungkan fungsi kemudi (rudder) dan sayap elevator (stabilisator horizontal) dalam dua permukaan yang dimiringkan seperti huruf V.
Dari tampilan, Su-75 dalam foto berbagi skema cat kotak-kotak yang sama dengan Su-57. Skema ini secara eksklusif digunakan Rusia untuk jet tempur siluman generasi kelima mereka.
Dubai AirShow 2021: Untuk Pertama Kali, Sukhoi Su-75 Checkmate Dipamerkan di Luar Rusia
Su-75 pertama kali diluncurkan pada Dubai Airshow 2021 dan diperkenalkan sebagai jet tempur generasi kelima yang ringan, hemat biaya, dan dirancang untuk bersaing dengan jet siluman buatan Amerika. Namun, sejauh ini kesiapan pesawat untuk uji terbang masih belum diketahui. Lokasi pengambilan foto juga tidak diungkapkan.
Pada bulan Agustus 2022, atau pada tahun pertama perang dengan Ukraina, Rusia memastikan Su-75 Checkmate, bakal terbang perdana tahun 2024. Meski tidak dsebutkan spesifik bulannya, namun itu dijanjikan awal tahun.
Rusia Pastikan Awal Tahun 2024 Sukhoi Su-75 Checkmate Terbang Perdana
Dalam sebuah pernyataan kepada Interfax, Wakil Perdana Menteri Federasi Rusia Denis Manturov menjelaskan, saat ini pesawat yang dikembangkan oleh Sukhoi Company, group raksasa teknologi dan pertahanan Russian United Aircraft Company (UAC ), sedang dalam persiapan untuk membangun prototipe.
Dokumen yang dirilis pada September 2022 menunjukkan bahwa sejumlah prototipe atau batch pra-produksi Su-75 Checkmate direncanakan akan diproduksi pada tahun 2026.
Jet tempur yang disebut-sebut mempunyai superioritas udara itu dilaporkan mampu meluncurkan rudal dengan kecepatan hipersonik, sebuah kemampuan yang sangat menakutkan di masa mendatang.
Rusia Ajukan Paten Baru Desain Sukhoi Su-75 Checkmate – Varian Tandem Seat dan Tanpa Awak
Saat MAKS 2021, diperlihatkan beberapa rudal berukuran tambun, seperti rudal udara ke udara jarak menengah/jauh Vympel R-77M, rudal jelajah udara ke permukaan Kh-59Mk2 (berat 320 kg) dan rudal anti radiasi Kh-58UShKE (berat 650 kg). Sudah barang tentu rudal seperti Kh-59Mk2 dan Kh-58UShKE hanya bisa ditempatkan di dalam main weapon bay (central bay).
Dari spesifikasi, Sukhoi Su-75 Checkmate mampu membawa payload seberat 7.400 kg. Punya kecepatan maksimum Mach 1.8, Checkmate tanpa tangki bahan eksternal dapat terbang sejauh 2.800 km. (Gilang Perdana)
Yuk, Intip Desain Weapon Bay Jet Tempur Stealth Sukhoi Su-75 Checkmate



Seharusnya sekelas rusia menampilkan prototype Mig 41 agar bisa bersaing dengan china dan usa.