[Video] HMS Chiddingfold Tabrak HMS Bangor di Pelabuhan Bahrain, Ini Bukan yang Pertama

HMS Chiddingfold (lkrii) dan HMS Bangor (kanan)  – bbc.com

Telah terjadi tabrakan antara dua kapal perang Angkatan Laut Inggris, yang keduanya merupakan kapal pemburu ranjau. Berlokasi di salah satu pelabuhan di Bahrain, HMS Chiddingfold nampak dalam video yang viral, bergerak mundur dan menabrak lambung HMS Bangor yang tengah sandar. Pihak Angkatan Laut Inggris menyebut tidak ada personel yang terluka, meski menimbulkan beberapa kerusakan.

Baca juga: ‘Terganjal’ di Selat Bosporus, Inilah Sandown Class – Kapal Pemburu Ranjau dari Inggris untuk Ukraina

Kedua pemburu ranjau tersebut bermarkas di Timur Tengah untuk memastikan arus pelayaran komersial yang aman. Dikutip BBC.com (20/1/2024), Laksamana Muda Edward Ahlgren berkata: “Pertama-tama saya ingin menekankan bahwa untungnya tidak ada yang terluka dalam tabrakan tersebut, namun ada beberapa kerusakan yang terjadi.”

“Mengapa ini terjadi masih harus dipastikan. Kami melatih personl dengan standar tertinggi dan menegakkan standar keselamatan mesin dengan ketat, namun sayangnya insiden seperti ini masih bisa terjadi.” Ia mengatakan penyelidikan penuh sedang dilakukan dan setiap perubahan dalam prosedur yang dapat mencegah insiden di masa depan akan “segera diterapkan”.

Yang unik, insiden ini bukan kali pertama terjadi pada HMS Chiddingfold. Pada tahun 2021, juga di lepas pantai Bahrain, kapal itu menabrak HMS Penzance, yakni kapal pemburu ranjau sejenis HMS Bangor. HMS Bangor sendiri akan dinonaktifkan tahun depan.

HMS Chiddingfold termasuk dalam pemburu/sapu ranjau Hunt class. Ada 13 unit Hunt class yang dibangun dan telah digunakan oleh Inggris, Yunani dan Lithuania. Hunt class menggabungkan peran terpisah dari kapal penyapu ranjau tradisional dan pemburu ranjau aktif dalam satu lambung, tetapi modifikasi selanjutnya menyebabkan peralatan penyapu ranjau dihilangkan. Mereka memiliki peran sekunder sebagai kapal patroli lepas pantai.

Semua Hunt class dibangun oleh Vosper Thornycroft di Woolston kecuali HMS Cottesmore dan HMS Middleton, yang dibangun oleh Yarrow Shipbuilders Limited di Sungai Clyde. Kapal ini dibangun dari material lambung glass-reinforced plastic.

Buku putih pertahanan Inggris tahun 2021 mengumumkan bahwa semua kapal Hunt class akan pensiun dari layanan Angkatan Laut Inggris pada tahun 2020-an dan digantikan oleh sistem otomatis. Penarikan selanjutnya terindikasi akan terjadi pada periode 2029 hingga 2031.

Pada tahun 2023, Angkatan Laut Inggris mulai menerima pengiriman enam ksmall autonomous underwater vehicles (SAUV) REMUS 300, yang diproduksi oleh Huntington Ingalls Industries. Sistem ini diperoleh untuk meningkatkan kemampuan Hunt class dan dilaporkan memiliki kedalaman operasi 300 meter dengan waktu ketahanan hingga 20 jam.

Hunt class punya bobot 750 ton, panjang 60 meter dan lebar 9,8 meter. Perangkat utama sapu ranjau terdiri dari SeaFox mine disposal system dan Diver-placed explosive charges. Untuk persenjataan, kapal yang diawaki 45 personel ini dibekali senjata utama berupa kanon DS30B Mk 1 kaliber 30 mm pada bagian haluan.

Sementara untuk HMS Bangor, termasuk ke dalam Sandown class, jenis kapal pemburu/sapu ranjau yang tengah menjadi permbincangan, lantaran ada dua unit yang didonasikan untuk Angkatan Laut Ukraina, namun tertahan oleh ketentuan Turki dalam konvensi Montreux, yang menjadinya tidak bisa memasuki kawasan Laut Hitam. Tentang Sandown class sudah pernah kami kupas pada artikel di bawah ini. (Bayu Pamungkas)

Polemik, Dua Kapal Penyapu Ranjau Inggris untuk Ukraina ‘Diblokade’ Turki dengan Konvensi Montreux

5 Comments