Ukraina Tampikan Modifikasi APC MT-LB dengan Kanon Parus ‘Milik’ BTR-4E 8×8

Dikenal sebagai kendaraan lapis baja angkut personel – amoured personnel carrier (APC) yang populer di era Soviet, MT-LB masih kerap digunakan dalam perang Ukraina. Setelah pada artikel terdahulu kami kupas beberapa modifikasi MT-LB yang dilakukan pihak Rusia, maka sebaliknya pihak Ukraina juga melakukan modifikasi pada MT-LB, yakni dengan menjadikan MT-LB naik peringakat sebagai Infantry Fighting Vehicle (IFV).

Baca juga: Setelah Kanon Lawas 2M3 25mm Twin, Ranpur MT-LB Rusia Kini Dipasangi Naval MLRS A-22 Ogon

Mengutip sumber dari tweet Praise The Steph pada 4 September 2023, disebutkan militer Ukraina tengah melakukan latihan menembak menggunakan MT-LB yang dimodifikasi, yaitu dilengkapi dengan stasiun kubah senjata kendali jarak jauh BM-7 Parus. Namun, belum jelas apakah peristiwa penembakan ini merupakan bagian dari uji coba atau misi tempur.

MT-LB yang telah diadaptasi menjadi varian Infantry Fighting Vehicle (IFV) okeh dipersenjatai dengan turret BM-7 Parus. Konfigurasi standar kubah ini umumnya mencakup kanon ZTM-1 30 mm, senapan mesin koaksial KT-7.62 atau PKT 7,62 mm, peluncur granat KBA-117 atau AG-17 30 mm, dan dua rudal anti tank 130 mm.

MT-LB, adalah APC multiguna yang awalnya dirancang di Ukraina pada awal tahun 1960an. Sementara yang ditampilkan dalam foto mewakili versi MT-LB yang diperbesar, menampilkan peningkatan seperti mesin yang lebih bertenaga, lambung lebih tinggi 40 cm, dan sasis yang diperpanjang dengan 7 roda jalan di setiap sisinya. Meskipun MT-LB standar tidak dipersenjatai, namun ranpur ini dapat beradaptasi dengan berbagai konfigurasi khusus.

MT-LB mempunyai kapasitas untuk mengangkut hingga 6 tentara dan mampu menarik trailer atau membawa peralatan yang beratnya mencapai 4.000 kg. Dari segi mobilitas, kendaraan amfibi ini ditenagai mesin diesel V8 yang menghasilkan tenaga 300 hp sehingga mampu mencapai kecepatan jalan maksimal 62 km per jam dan kecepatan maksimal di air 6 km per jam.

Ranpur ini memiliki kemampuan off-road, mampu menavigasi lereng hingga 60 persen, lereng samping hingga 30 persen, dan parit alami atau buatan hingga kedalaman 2,41 meter.

Semetara stasiun kubah BM-7 Parus, selama ini dikenal sebagai sistem senjata pada ranpur lapis baja beroda ban BTR-4E (sejenis yang digunakan Korps Marinir). Parus adalah stasiun senjata yang dikendalikan dari jarak jauh yang dirancang terutama untuk APC dan IFV. Stasiun senjata ini mencakup kanon otomatis ZTM-1 30 mm yang distabilkan, senapan mesin koaksial KT-7.62 atau PKT 7,62 mm, peluncur granat otomatis 30 mm, dan dua rudal anti tank Barrier.

Dalam kondisi pertempuran, operator dapat mengisi ulang senjatanya dan mengokang senjatanya sambil tetap terlindung di bawah perlindungan lambung ranpur.

Kanon otomatis 30mm ZTM-1 Ukraina, yang dikembangkan oleh STC “ZTM”, memiliki kesamaan fungsional dengan kanon otomatis 2A72 era Soviet. Kanon ini dirancang untuk menyerang target lapis baja ringan pada jarak hingga 2.000 meter, sistem rudal anti-tank, target tidak lapis baja, dan personel musuh hingga jarak 4.000 meter. Selain itu, ia dapat menargetkan ancaman udara yang terbang rendah dan berkecepatan rendah dalam jarak 2.000 meter. Kanon ini juga mendukung mode tembakan tunggal dan burst.

Baca juga: Setelah Meriam S-60, Kanon Lawas 2M3 25mm Twin Ikut Dilibatkan dalam Perang Ukraina, Dipasang pada Ranpur MT-LB

Kanon ZTM-1 menggunakan selective belt-feed system yang memanfaatkan dua kotak amunisi, mengakomodasi amunisi penusuk lapis baja dan fragmentasi dengan daya ledak tinggi. Kapasitas amunisi berkisar antara 250 hingga 500 butir, dan senjata tersebut dapat diintegrasikan ke dalam modul tempur. (Gilang Perdana)