TNI AD Terima Empat Unit Helikopter Serbu AS 550 Fennec Hasil Refurbishment

Nama helikopter AS 550 Fennec bukan sesuatu yang baru di arsenal Puspenerbad TNI AD, maklum helikopter buatan Perancis ini sudah hadir di Indonesia sejak tahun 2014. Namun, nama AS 550 Fennec kembali menjadi sorotan, persisnya setelah AS 550 Fennec menjadi salah satu jenis helikopter yang diserahkan oleh Kementerian Pertahanan (Kemhan) ke TNI AD.

Baca juga: Eurocopter AS 550 Fennec РGenerasi Anyar Helikopter Serbu Ringan TNI AD

Untuk memperkuat alutsista, TNI AD menerima empat unit helikopter AS 550 Fennec hasil refurbishment (perbaikan) lengkap beserta suku cadangnya. Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto kepada KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dan disaksikan langsung Presiden RI Joko Widodo, di Apron Terminal Selatan, Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu, (24/1/2024).

Helikopter AS 550 Fennec adalah helikopter militer ringan bermesin tunggal yang diproduksi Airbus Helicopters (d/h Eurocopter). Sejauh ini, Puspenerbad mengoperasikan 12 unit AS 550 Fennec.

Foto: Republika Online
Foto: Republika Online

AS 550 Fennec berangkat dari rancangan helikopter sipil AS 350 Squirel, jadi jangan bayangkan sosok heli ini punya tampang sangar, malah tampangnya terbilang imut dengan sumber tenaga hanya dari satu mesin. Meski begitu, helikopter ringan dengan bobot kosong hanya 1,2 ton ini dapat membawa persenjataan yang mematikan berikut perangkat avionik canggih.

fennec

Kokpit Fennec dilengkapi dengan peralatan canggih dan berfungsi secara single control dan sanggup dioperasikan saat gelap karena dbekali dengan alat penglihatan malam. Perangkat navigasi yang ada di dalam kokpit mencakup GPS, VHF omni directional radio ranger dan instrument landing system (VOR/ILS), penentu arah dan target yang bekerja secara otomatis, dan masih banyak lainnya.

Saat menerbangkan Fennec, pilot juga dapat memonitor kondisi mesin dan putaran rotor menggunakan layar khusus di dalam kokpit.

BxQSZnWCcAAEv65

Fennec tidak memiliki senjata internal. Sistem persenjataan yang dimiliki Fennec antara lain peluncur roket Forges de Zeebrugge yang sanggup memuat roket kaliber 2,75 inchi (roket FFAR) atau peluncur roket Thales Brandt yang dapat diisi dengan 12 roket kaliber 68 mm, senapan mesin M621 Giat kaliber 20 mm, dan senapan mesin laras ganda FN Herstal kaliber 7,62 mm atau 12,7 mm dalam wadah pod.

Fennec disokong desain airframe dan fuselage dari bahan fiberglass khusus, sehingga bobot total helikopter ini jauh lebih ringan dibanding heli lain dikelasnya. Rotor utama Fennec dibuat dari bahan khusus Starflex , demikian pula untuk blade rotor, dibalut bahan komposit yang kuat dan mampu mereduksi kebisingan akibat putaran rotor.

Sementara untuk urusan mesin, mengadopsi jenis Turbomeca Arril B agar mampu menahan tembakan senapan mesin kaliber besar, mesin diberi lapisan baja yang cukup tebal. (HANS)

Tampilan Mirip, Inilah Perbedaan Antara Helikopter AS550 dan AS555 Puspenerbad TNI AD

4 Comments