Tingkatkan Efektivitas Operasional, Tank Boat Antasena Kini Resmi Jadi Alutsista Kodaeral III TNI AL

Pernah menjadi program andalan Kementerian Pertahanan RI yang melibatkan peran PT Pindad (lead integrator), PT Lundin Industry Invest, PT Len Industri dan PT Hariff, tank boat Antasena resmi diserahterimakan kepada Satuan Angkutan Perairan (Satangar) Pusbekangad TNI AD, pada 12 Januari 2023. Dan dua tahun berlalu, ada kabar terbaru bahwa tank boat Antasena kini telah beralih dari alutsista TNI AD ke TNI AL.
Baca juga: Tank Boat Antasena Resmi Diserahterimakan, Satangar TNI AD Sebagai Satuan Pengguna
Mengutip siaran pers Dispenal (20/1/2026), Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) III secara resmi menerima pengalihan satu unit tank boat Antasena, alutsista modern karya anak bangsa, dari Pusat Pembekalan dan Angkutan Angkatan Darat (Pusbekangad) TNI AD.
Dijelaskan bahwa keputusan pengalihan unit Antasena dari TNI AD ke TNI AL dilakukan guna meningkatkan efektivitas pengoperasian alutsista sesuai dengan fungsi dan karakteristik medan operasinya.
Sebelumnya, tank boat Antasena telah menunjukkan performa dan ketangguhannya melalui berbagai tahapan uji coba serta tampil dalam Sailing Pass peringatan HUT ke-80 TNI di Teluk Jakarta.
“Fungsi utama tank boat Antasena adalah sebagai unsur bantuan pertempuran jarak dekat di perairan. Dengan hasil pengujian yang sangat baik, alutsista ini siap memperkuat jajaran Kodaeral III,” ujar Asisten Logistik Kepala Staf Angkatan Laut (Aslog Kasal), Laksamana Muda TNI Mulyatna.
Di tempat terpisah, Komandan Kodaeral III, Laksamana Muda TNI Uki Prasetia, menegaskan bahwa penempatan tank boat Antasena di bawah jajaran Kodaeral III merupakan amanah dan kepercayaan dari pimpinan TNI AL untuk memperkuat pertahanan maritim di wilayah kerjanya. “Kami berkomitmen untuk mengoptimalkan pemanfaatan tank boat Antasena, baik dari sisi pengoperasian taktis maupun pemeliharaan dan perawatannya. Alutsista ini merupakan aset negara yang sangat berharga,” tegas Laksda TNI Uki Prasetia.
Prototipe Tank Boat Antasena Akhirnya Lakukan Uji di Perairan
Terkait proses pergeseran unit secara fisik dari Pusbekangad menuju Kodaeral III, Dankodaeral III memastikan koordinasi lintas satuan akan terus dilakukan secara intensif agar seluruh tahapan transisi dapat berjalan dengan aman dan lancar.
Tank boat Antasena dilengkapi senjata utama kanon Cockerill 3030 buatan John Cockeril kaliber 30 mm dan 2 senapan mesin 12,7 mm. Pola penembakan pada kubah kanon tersedia dalam tiga opsi – single shot – 5 round burst – full auto. Dalam kubah dapat disiapkan 255 butir amunisi 30 mm dalam two-drumfeed system.
Senjata sekunder kanon C3030 adalah senapan mesin coaxial kaliber 7,62 mm. Guna meningkatkan kesadaran situasional awaknya, terdapat kamera yang dapat memantau 360 derajat. Sebagai bentuk perlindungan, kubah C3030 dilengkapi proteksi balistik sampai level 5 STANAG 4569.
Tank Boat Antasena dapat mengangkut 60 orang personil dan 5 orang kru, memiliki kecepatan maksimum 40 knot serta daya jelajah hingga 600 nautical mile. (Gilang Perdana)
NorthSeaDrones-6Y – Drone Intai VTOL untuk Tank Boat Antasena



Sepertinya butuh ratusan unit, tapi melihat bagaimana Klewang Class dan Medium Tank Harimau tidak mendapat dukungan penuh mungkin Antasena hanya dibuat 10-16 unit.
Sampai di papua diangkut LPD atau berlayar sendiri….??? Cocok ditaruh diperbatasan Indonesia – PNG utk mencegat penyeludupan oleh OPM
Ini tank boat Antasena yang dulu katanya ada berita mau dibeli rusia bukan min?
Atau itu Cuman rumor aja
Harus ditambah lagi unitnya dan merata tersebar ke Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) lainnya 👍
Tank boat Antasena ini di buat berapa bnyk..??