Tiga Negara AUKUS Sepakat Bangun ‘DARC’ – Radar Canggih Pelacak Objek di Luar Angkasa

Setelah berkongsi dalam pembangunan kapal selam AUKUS class untuk kebutuhan Angkatan Laut Australia dan Inggris, tiga negara yang mengikat aliansi pertahanan dalam AUKUS (Australia, Inggris dan Amerika Serikat), kini kembali meluncurkan program kerja sama baru, yang terkait sistem pertahanan luar angkasa.

Baca juga: Kepala MI5: “Cina Gencar Mata-matai Proyek Kapal Selam Nuklir AUKUS Class”

Persisnya, ketiga negara AUKUS menandatangani perjanjian untuk bersama-sama mengoperasikan jaringan radar luar angkasa yang disebut Deep Space Advanced Radar Capability (DARC). Sebagai bagian dari kemitraan keamanan trilateral, akan dibangun jaringan tiga radar pelacak ruang angkasa akan dibentuk di wilayah Australia, Inggris, dan Amerika Serikat.

Dilansir spacenews.com, ketiga negara tersebut mengumumkan pada 2 Desember 2023, bahwa mereka akan menjadi tuan rumah dan mengoperasikan DARC, yaitu next generation ground-based sensor yang didanai oleh Angkatan Luar Angkasa AS (US Space Force) dan saat ini sedang dikembangkan oleh Northrop Grumman.

Kiri-Kanan: PM Australia Anthony Albanese, Presiden AS Joe Biden dan PM Inggris Rishi Sunak, San Diego, 13 Mar 23 (Foto: Getty Images)

“Kemampuan Deep Space Advanced Radar (DARC) akan memanfaatkan geografi Amerika Serikat, Australia, dan Inggris untuk lebih meningkatkan kesadaran kolektif kita mengenai domain luar angkasa: kemampuan untuk melacak, mengidentifikasi, dan mengkarakterisasi objek luar angkasa,” kata Asisten Menteri Pertahanan AS Bidang Kebijakan John Plumb.

DARC akan menyediakan kemampuan siaga 24/7 dalam segala cuaca untuk melacak dan mengkarakterisasi objek jauh di luar angkasa — dalam orbit geosinkron hingga 22.000 mil (sekitar 35.000 km) di atas Bumi.

Situs radar DARC pertama, yang akan dibangun berada di Exmouth, Australia Barat, diharapkan akan beroperasi pada tahun 2026. Ketiga situs DARC diproyeksikan akan selesai pada tahun 2030. Situs tersebut akan mendukung inisiatif pertahanan luar angkasa, manajemen lalu lintas ruang angkasa, dan pengawasan global terhadap militer. dan satelit komersial.

Deteksi Objek Asing di Ruang Angkasa, AS Gelar Space Surveillance Telescope di Australia Barat

Sementara di Inggris, situs DARC akan dibangun di Cawdor Barracks di Wales telah diidentifikasi sebagai lokasi pilihan DARC di Inggris, sambil menunggu analisis dampak lingkungan. (Gilang Perdana)