Seputar DSEI 2019Klik di Atas

Throwbot 2 – Robot Intai Mini dengan Granat Kejut

Perangkat mungil yang satu ini rasanya sangat pas untuk menjadi kelengkapan bagi satuan khusus anti teror di Indonesia. Sebuah robot yang disebut Throwbot 2 selama ini telah dipercaya unit khusus SWAT dalam melakukan aksi intai taktis di indoor dan outdoor. Dilengkapi dua roda dan ekor penstabil, Throwbot sejak decade silam banyak digunakan pasukan SWAT dalam operasi intai sebelum pelaksanaan penyerbuan.

Baca juga: Piap Gryf Jihandak TNI AD – Robot Mini Pelintas Medan Terjal

Throwbot yang disebut sebagai robot mini, besar jasanya dalam operasi penyerbuan, dilengkapi kamera berwarna, robot dengan bobot 600 gram ini mampu memberikan visualisasi yang memadai bagi pasukan penyerbu, terutama dalam skema perang di perkotaan. Sebagai robot pengintai, Throwbot sudah dirancang tangguh. Sebagai bukti, Throwbot dapat dioperasikan dengan cara dilempar dari jarak 36 meter, pun ketika dijatuhkan dari ketinggian 9 meter, robot ini tidak akan mengalami kerusakan.

Dikutip dari jane.com (23/8/2019), sang manufaktur, ReconRobotics dikabarkan baru saja menjalin kemitraan dengan Liberty Dynamic untuk memperkenalkan kemampuan ‘melumpuhkan’ lawan dengan menggunakan flashbang yang dipasang pada Throwbot 2. Apakah itu flashbang?

Flashbang alias stun gun adalah granat kejut yang tidak mematikan, namun jangan salah, ledakan granat ini sangat keras dan mampu menciptakan pendaran kilat yang menyilaukan area sasaran. Flashbang dari tipe Enhanced Diversionary Device (EDD) dapat digunakan kembali dan dikendalikan oleh mikroprosesor. Penggunaan flashbang pada unit pasukan khusus jamak digunakan sebagai pembuka serangan.

Throwbot yang masuk golongan  Unmanned Ground Vehicle (UGV) dikendalikan secara remote dengan metode line of sight (outdoor) sampai jarak 137 meter, sedangkan dengan metode none line of sight (indoor) sampai jarak 45 meter. Kecepatan laju robot mini ini adalah 0,6 meter per detik, lumayan cepat dan lincah. Throwbot dengan sistem roda ‘hooked flipper’ dapat mengatasi rintangan setinggi 5 cm.

Flashbang (stun gun)

Selain flashbang, bekal utama sebagai pengintai pada Throwbot 2 adalah kamera berwarna dengan field of view (FoV) 60 derajat pada kecepatan 30 fps (frame per second), audio satu arah (hanya bisa mengambil suara di lapangan), hingga sistem optik inframerah yang mampu menerangi hingga jarak 7,62 meter.  Sistem pencahayaan inframerah ini sendiri akan otomatis menyala ketika Throwbot 2 berada dalam kondisi rendah cahaya.

Baca juga: Mahasiswa STTAL Tampilkan Ranpur AMX-10 PAC 90 Sebagai Unmanned Tank

Karena kamera adalah fitur vital, khusus pada sensor kamera dilengkapi pelindung yang mampu menahan air dan debut pada level proteksi IP66 da  IP67. Secara umum, Throwbot 2 punya panjang 21,1 cm, lebar 20,1 cm dan tinggi 11,4 cm.

Bila melihat spesifikasi dan fiturnya, mestinya robot intai mini semacam Throwbot 2 sudah dapat diproduksi oleh perusahaan lokal di Indonesia. (Nurhalim)

6 Comments