Tandingi Cina, Donald Trump Canangkan Jet Tempur Generasi Keenam Bermesin Ganda, F-22 Super dan F-55

Kampanye uji terbang dua jet tempur generasi keenam Cina, Chengdu J-36 dan Shenyang J-50, rupanya membuat gerah Presiden AS Donald Trump. Penetapan Boeing dengan F-47 sebagai pemenang program Next Generation Air Dominance (NGAD).dirasa tidak cukup. Tertinggal dari pembutan prototipe, Donald Trump mengungkapkan rencana besarnya untuk segmen jet tempur generasi keenam.

Baca juga: Bocoran’ Spesifikasi Boeing F-47 Jet Tempur Generasi Keenam AS, Kecepatan Mach 2 dan Radius Tempur 1.850 Km

Donald Trump, saat berbicara kepada pasukan AS dan para pemimpin bisnis di Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar pada hari Kamis, mengungkap rencana untuk menghadirkan jet tempur bermesin ganda baru, yaitu F-55, dan peningkatan besar pada jet tempur stealth eksisting Lockheed Martin F-22 Raptor, yang bakal dijuluki sebagai F-22 Super.

Pengumuman Trump dibuat selama tur empat hari di Timur Tengah, muncul di tengah meningkatnya persaingan global dalam hal superioritas udara dan perdebatan mengenai anggaran pertahanan AS. Meskipun rinciannya masih sedikit, pesawat yang diusulkan tersebut menandakan potensi perubahan dalam strategi Pentagon untuk mempertahankan dominasi di langit melawan Cina dan Rusia.

Seperti dikutip CNN.con, kurangnya kejelasan seputar desain F-55 dan hubungannya dengan program yang ada telah menimbulkan pertanyaan tentang apakah inisiatif ini menandai lompatan maju yang sesungguhnya atau berfungsi sebagai isyarat politik untuk menggalang dukungan.

F-22A Raptor dengan RCS setara pembom B-2.

“F-35 Lightning II yang ada akan kami tingkatkan kemampuannya, peningkatan sederhana. Selain itu kami juga akan melakukan peningkatan pada F-55. Saya akan menyebutnya F-55, dan itu akan menjadi peningkatan yang substansial dan akan menggunakan dua mesin karena F 35 memiliki satu mesin. Saya tidak suka pesawat tempur mesin tunggal,” ujar Trump.

Pidato Trump, yang disampaikan dalam suasana seperti rapat umum di Al Udeid, fasilitas militer AS terbesar di Timur Tengah, menekankan perlunya teknologi mutakhir untuk memperkuat angkatan udara AS. “Kami akan membuat F-55, dan jika kami mendapatkan harga yang tepat, itu akan menjadi dua mesin dan peningkatan super pada F-35,” katanya.

Beredar Foto Terbaru Shenyang J-50, Ungkap Potongan Misteri Jet Tempur Generasi Keenam Cina

Trump memuji F-22 yang disebut sebagai “the most beautiful fighter jet in the world” dan menjanjikan “versi yang sangat modern” dengan peningkatan F-22 Super. Pengumuman tersebut bertepatan dengan janji Qatar untuk menginvestasikan $10 miliar di Al Udeid dan $42 miliar dalam pembelian pertahanan, yang menggarisbawahi kemitraan strategis antara kedua negara.

Desakan Trump pada desain mesin ganda untuk F-55 menunjukkan platform yang secara fundamental berbeda, yang berpotensi selaras dengan program F/A-XX Angkatan Laut, yang mencari pesawat tempur generasi keenam untuk menggantikan F/A-18E/F Super Hornet pada tahun 2030-an.

Cina Luncurkan ‘Baidi’ – Jet Tempur Generasi Keenam yang Bisa Beroperasi di Atmosfer Bumi dan Luar Angkasa

Konfigurasi mesin ganda menawarkan keuntungan dalam hal keandalan dan kemampuan bertahan hidup, khususnya untuk misi jarak jauh di lingkungan yang diperebutkan seperti Pasifik, di mana kegagalan mesin dapat menjadi bencana besar.

Sementara desain mesin tunggal pada F-35, meskipun hemat biaya dan lebih ringan, telah dikritik oleh beberapa pihak karena kerentanannya dalam skenario ancaman tinggi. Trump menyoroti kekhawatiran ini, dengan menyatakan, “Saya tidak suka mesin tunggal,” dan menekankan bahwa mesin ganda F-55 akan meningkatkan keandalan.

[the_ad id=”77299″]

Untuk F-22 Super Raptor bertujuan untuk memberikan nafas baru pada pesawat tempur superioritas udara utama Angkatan Udara AS. F-22, yang diperkenalkan pada tahun 2005, tetap tak tertandingi dalam hal kemampuan manuver dan siluman, berkat mesin kembar Pratt & Whitney F119 dan low-observable design.

Lockheed Martin telah mengusulkan peningkatan kemampuan F-22, termasuk sensor inframerah TacIRST untuk penargetan yang lebih baik dan lapisan siluman yang lebih baik untuk melawan radar musuh yang canggih. (Bayu Pamungkas)

Hari ini, 14 Tahun Lalu, Chengdu J-20 Sang Penantang F-22 Raptor Terbang Perdana

One Comment