
Meski konfigurasi ranpur Infantry Fighting Vehicle (IFV) Pandur II 6×6 dengan turret Ares UT30MK2 pernah ditampilkan saat defile HUT TNI ke-72 di Dermaga Indah Kiat, Cilegon, Banten, namun, penampilan resmi Pandur II 6×6 yang telah dimodifikasi untuk TNI AD, baru secara jelas diperlihatkan saat Rapat Pimpinan (Rapim) TNI Polri pada 28 Februari 2024 di Mabes TNI Cilangkap.
(more…)

Setidaknya satu dari 20 unit ranpur Infantry Fighting Vehicle (IFV) Marder 1A3 donasi dari Jerman ke Ukraina, kini berstatus dalam kondisi ‘rontok’ alias total loss. Hal itu berhasil dikonfirmasi dari beredarnya rekaman video pendek di jejaring media sosial, yang memperlihatkan Marder 1A3 yang digunakan pasukan Ukraina terkena sengatan rudal anti tank. (more…)

Ranpur Komodo 4×4 dan Anoa 6×6 sudah dikenal sebagai alutsista andalan pada tiga Batalyon Infanteri Mekanis Kodam Jaya, namun selama ini pula kelengkapan persenjataan di kedua ranpur produksi PT Pindad ini belum dapat terpenuhi secara optimal. Dan target pemenuhan unsur kesenjataan pada Komodo dan Anoa 6×6 adalah adopsi senapan mesin pada kubah yang dioperasikan lewat teknologi RCWS (Remote Control Weapon System). (more…)

Perawatan yang maksimal tak pelak menjadi ujung tombak dalam kesiapan operasional suatu alutsista, terlebih dalam menangani kendaraan tempur (ranpur) yang usianya sudah tak muda lagi. Seperti halnya pada ranpur lapis baja angkut personel (APC) jenis M113 A1 yang didatangkan pada tahun 2014 lalu dari Belgia. Sebagai ranpur bekas pakai, tingkat kesiapan tempur APC legendaris ini masih tetap terjaga dengan baik. Bahkan M113 A1 kini identik sebagai alutsista utama yang melekat pada keberadaan Batalyon Infanteri Mekanis TNI AD. Nah, seperti apakah pola perawatan ranpur roda rantai ini? (more…)

Dengan populasi lebih dari 150 unit, ranpur APC M113 A1 kini menjadi tulang punggung Satuan Infanteri Mekanis TNI AD. Dengan besarnya jumlah ranpur yang ada, program pelatihan awak ranpur, khususnya pada pengemudi menjadi sesuatu yang penting dilakukan. Awak pengemudi yang terlatih dan terbiasa mengoperasikan ranpur, adalah kunci suksesnya suatu operasi. (more…)

Batalyon Infanteri Mekanis (Yonif Mekanis) 411/Pandawa Kostrad di Salatiga selama ini dikenal sebagai sarang dari ranpur (kendaraan tempur) APC M113A1-BE. Dan mendukung kebutuhan mobilitas satuan, pada Sabtu (17/8/2018), Yonif Mekanis 411 mendapat perkuatan tank transporter (oppleger), berupa tiga unit Scania P360 6×6. (more…)

Jika dibanding mengemudikan tank, maka mengendalikan laju panser terlihat lebih mudah. Pandangan awam ini tentu sah-sah saja, mengingat kemudi (stir) panser terlihat laksana truk atau bus konvensional. Tapi jangan salah, mengemudi kendaraan tempur (ranpur) lapis baja bukan perkara mudah, selain bekal SIM B2 khusus untuk membawa panser, dibutuhkan orientasi penuh agar seorang driver panser dapat terbiasa mengemudi dari kompartemen panser yang serba sempit dan posisi duduk yang terbatas. (more…)

Flash back sejenak ke awal Oktober 2014, jagad pemerhati alutsista di Tanah Air dikejutkan dengan kedatangan gelombang perdana ranpur (kendaran tempur) lapis baja roda rantai jenis APC (Armoured Personnel Carrier) M113 A1 bekas pakai AD Belgia. Sesuai doktrin penggelaran kekuatan TNI AD yang baru, tank APC yang namanya melegenda di Perang Vietnam ini tak ditempatkan pada satuan kavaleri, seiring modernisasi alutsista TNI AD, rumah baru bagi tank APC M113 dan IFV (Infantry Fighting Vehicle) M1A3 Marder berada di satuan Infanteri Mekanis. (more…)

FMC Corporation sejak awal memang merancang M113 sebagai tracked APC (Armoured Personnel Carrier) dengan kapabilitas amfibi. Dalam medan Perang Vietnam, tak jarang M113 diajak untuk mengarungi sungai dan danau, bahkan Yonif Mekanis TNI AD juga pernah menjajal renang M113 dalam momen latihan tempur di Natuna. Namun meski bisa berenang, M113 tak diciptakan untuk didaratkan dari tengah laut, secara tegas M113 tidak siap untuk diluncurkan dari LST (Landing Ship Tank) atau LPD (Landing Platform Dock). (more…)

Sebagai mantan pengguna OV-10 Bronco, Indonesia termasuk senior di Asia Tenggara, maklum penempur turbo propeller dengan kemampuan COIN (Counter Insurgency) ini sudah tiba di Tanah Air pada tahun 1976. Namun lain hal sebagai pengguna ranpur (kendaraan tempur) lapis baja M113, sebagai pengguna ranpur APC (Armoured Personnel Carrier) legendaris ini, Indonesia justru paling junior dibanding Filipina, Thailand, dan Singapura. Pasalnya ranpur untuk Yonif Mekanis ini baru diterima secara bekas pakai dari Belgia pada tahun 2014 silam. Sebagai perbandingan negara tetangga, Filipina yang kini tengan berkonflik melawan ISIS, sudah mengoperasikan M113 sejak tahun 1967. (more…)